LPDP-Kemenag Buka Pendanaan Riset lewat Program MoRA the AIR Funds, Dana Per Judul hingga Rp2 M

ilustrasi beasiswa guru agama dari kemenag 169
Ilustrasi beasiswa Kemenag, (Foto: Kemenag).

ZONALITERASI.ID – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama (Kemenag) membuka peluang pendanaan riset melalui program MoRA the AIR Funds. Periode pendaftaran berlangsung sampai 24 Juni 2026.

Pengusul dapat berasal dari perguruan tinggi keagamaan (PTK) maupun fakultas agama Islam (FAI) pada perguruan tinggi umum di bawah Kemenag.

Sementara itu, anggota tim yang termasuk anggota, asisten, dan administrator dapat berasal dari PTK, ma’had aly, PTU, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), atau lembaga riset lainnya, serta dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Pendanaan RISET MoRA the AIR Funds 2026

Mengutip laman Kemenag, besaran pendanaan untuk setiap fokus riset berbeda-beda. Pengusul bisa mengajukan proposal pendanaan riset sebagai berikut:

– Sosial humaniora: dapat mengajukan proposal pendanaan maksimal Rp500 juta per judul

– Sains dan teknologi: maksimal Rp2 miliar per judul

– Ekonomi kreatif: Rp500 juta per judul

– Kesehatan dan farmasi: R2 miliar per judul

– Pelayanan keagamaan: Rp500 juta per judul

– Pendidikan dan bahasa: Rp500 juta per judul

– Studi agama: Rp500 juta per judul

Syarat Pendaftar

Berikut syarat pendaftaran pendanaan riset MoRA the AIR Funds 2026 berdasarkan jenis pengusul dan anggota.

Pengusul dari Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU)

– WNI

– Berasal dari PTK atau FAI pada PTU di bawah binaan Kemenag

– Rekam jejak baik yang tertulis dalam daftar riwayat hidup (DRH)

– Kualifikasi akademik S3, jenjang kepangkatan paling rendah lektor, dibuktikan dengan ijazah dan SK jabatan fungsional

– Memiliki SINTA Score Overall minimal 100

– Hanya boleh mengusulkan 1 proposal riset dalam program pendanaan riset Indonesia Bangkit Kemenag

– Tidak sedang mendapatkan pendanaan (ongoing) seperti Indonesia Bangkit Kemenag, MoRA the AIR Funds, BOPTN Kemenag, pendanaan riset sejenis dari satuan kerja setempat, atau beasiswa dari pemerintah lainnya

Pengusul dari Ma’had Aly

– WNI

– Memiliki rekam jejak baik yang dituilskan dalam daftar riwayat hidup (DRH)

– Kualifikasi akademik minimal S2, lampirkan ijazah/sejenisnya

– Surat keputusan pengangkatan dosen dan rekomendasi dari mudir ma’had aly

– Karya akademik sesuai takhassus keilmuan ma’had aly dan berbahasa Arab

– Hanya mengusulkan satu proposal riset dalam program pendanaan riset Indonesia Bangkit Kemenag

– Tidak sedang mendapatkan pendanaan (ongoing) seperti Indonesia Bangkit Kemenag, MoRA the AIR Funds, BOPTN Kemenag, pendanaan riset sejenis dari satuan kerja setempat, atau beasiswa dari pemerintah lainnya

Anggota, Asisten, dan Administrator

– Dari PTK, ma’had aly, PTU, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), atau lembaga riset lainnya, serta dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI)

– Memiliki rekam jejak baik yang dituilskan dalam daftar riwayat hidup (DRH)

– Tidak sedang mendapatkan pendanaan (ongoing) seperti MoRA the AIR Funds, program riset LPDP, dan beasiswa dari pemerintah lainnya.

Pengusulan pendanaan proposal riset dapat dilakukan melalui https://risprolpdp.kemenkeu.go.id. Informasi lebih lanjut mengenai program pendanaan riset ini dapat dicek di https://bit.ly/informasimoratheairfunds dan Instagram @puspenma.kemenag.

(haf)***