<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aanya Rina Casmayanti &#8211; ZONA LITERASI</title>
	<atom:link href="https://zonaliterasi.id/tag/aanya-rina-casmayanti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://zonaliterasi.id</link>
	<description>Edukatif dan Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 05:44:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://zonaliterasi.id/wp-content/uploads/2021/07/cropped-cropped-logo_zona@534_75-ISSN-100x75.png</url>
	<title>Aanya Rina Casmayanti &#8211; ZONA LITERASI</title>
	<link>https://zonaliterasi.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anggota DPD Aanya Rina Casmayanti Dukung Langkah Pemerintah Selamatkan PPPK</title>
		<link>https://zonaliterasi.id/anggota-dpd-aanya-rina-casmayanti-dukung-langkah-pemerintah-selamatkan-pppk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 05:44:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[KILAS EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Aanya Rina Casmayanti]]></category>
		<category><![CDATA[dpd]]></category>
		<category><![CDATA[pppk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://zonaliterasi.id/?p=32249</guid>

					<description><![CDATA[ZONALITERASI.ID &#8211; Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ZONALITERASI.ID &#8211;</strong> Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah pusat melalui Menteri PAN-RB dan Menteri Dalam Negeri yang memastikan tidak akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).</p>
<p>Menurut Aanya, keputusan pemerintah memperpanjang masa transisi ketentuan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari APBD merupakan langkah realistis dan menenangkan daerah.</p>
<p>“Kebijakan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas pelayanan publik sekaligus memberikan kepastian kepada para PPPK yang selama ini mengabdi di daerah,” ujar Aanya, kepada wartawan, Senin, 11 Mei 2026.</p>
<p>Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan aturan pembatasan belanja pegawai sebagaimana diatur dalam Pasal 146 UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) akan diatur lebih lanjut melalui UU APBN.</p>
<p>Pemerintah juga menegaskan tidak akan ada PHK massal PPPK meski sejumlah daerah masih memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen APBD.</p>
<p>Aanya menilai keputusan tersebut penting karena banyak daerah, termasuk di Jawa Barat, masih menghadapi keterbatasan fiskal dan sangat bergantung pada keberadaan PPPK, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.</p>
<p>“Kalau dilakukan secara kaku tanpa solusi transisi, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Guru berkurang, layanan kesehatan terganggu, dan pelayanan publik melemah,” katanya.</p>
<p>Dia juga meminta pemerintah daerah tidak menjadikan PPPK sebagai korban penyesuaian anggaran.</p>
<p>Menurutnya, reformasi birokrasi tetap harus berjalan, namun dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat dan kemampuan fiskal daerah.</p>
<p>Selain itu, Aanya mendorong pemerintah pusat segera menerbitkan aturan teknis yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan baru di daerah.</p>
<p>“Yang dibutuhkan sekarang adalah kepastian dan solusi bersama, bukan kepanikan,” pungkasnya. <strong>(des)***</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
