Unjani Wisuda 1.571 Lulusan, Rektor: Fokus Kembangkan Kurikulum Berbasis AI

2011437743
Unjani menggelar "Wisuda Periode 1 Tahun Akademik 2024-2025", di kampus Unjani ,Jalan Terusan Sudirman, ­Kota Cimahi, Kamis, 8 Mei 2025. (Foto: Istimewa)

ZONALITERASI.ID – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) menggelar “Wisuda Periode 1 Tahun Akademik 2024-2025”, di kampus Unjani ,Jalan Terusan Sudirman, ­Kota Cimahi, Kamis, 8 Mei 2025. Pada kesempatan itu diwisuda sebanyak 1.571 lulusan yang berasal dari 10 fakultas dan 43 program studi (prodi).

Dari 1.571 lulusan yang diwisuda, Yanuar Firmansyah dari Prodi S-1 Akuntansi menjadi lulusan terbaik dari program sarjana (S1) dengan IPK 3,84. Lalu, Erwin Iryanto Siagian dari Pascasarjana Teknik Sipil ditetapkan sebagai lulusan terbaik program magister (S2) Pascasarjana Teknik Sipil, IPK 4,00. Terakhir, Salsabila Nadhifa Gunawan dari Pascasarjana Manajemen menjadi lulusan terbaik dari program doktor (S3) dengan IPK 3.92.

Rektor Unjani Prof. Dr. Agus Su­bagyo, S.I.P., M.Si., mengatakan, saat ini, teknologi Artificial Intelligence (AI) kian masif diterapkan di berbagai sektor kegiatan termasuk pendidikan tinggi. Ini mendorong Unjani segera beradaptasi. Mahasiswa lulusan Unjani ti­dak hanya dibekali hard skill, soft skill, tapi juga kecakapan teknologi tersebut agar bisa berdaya saing di dunia kerja.

“Dengan di­bekali hard skill, soft skill, dan literasi digital, saya berharap mahasiswa memiliki kemampuan intelegensia yang berhubungan de­ngan AI. Supaya mereka bisa cakap dan mampu mengawaki peralatan berteknologi tinggi di dunia kerja ataupun usa­ha masing-masing,” kata Prof. Agus Subagyo, saat menyampaikan sambutan di hadapan wisudawan.

Ia menuturkan, berbagai prodi tengah mem­persiapkan kurikulum yang bisa mengembangkan AI. Pemberian kecakapan teknologi tersebut dapat berguna bagi lulusan Unjani dalam persaingan di dunia usaha dan dunia industri.

“Fokus pengembangan kurikulum berbasis AI khususnya pada fakultas unggulan seperti Fakultas Kedokteran, Fa­kultas Farmasi, Fakultas Psikologi, Fisika, Fakultas Sains, dan Fakultas Informatika,” sambungnya.

Prof. Agus menambahkan, persaingan wisudawan di dunia kerja tak terban­tah­kan. Hal ini menjadi tantangan. Perguruan tinggi negeri mau­pun swasta berlomba membentuk lulusan berkualitas. Namun, Agus menegaskan, mahasiswa dan lulusan Unjani memiliki ciri khas dari karakter dan sikap yang membedakan dengan lulusan universitas lain.

“Kami menekan­kan pada proses pembelajaran tidak hanya hard skill yang ditempa, tapi juga soft skill dengan sikap dan perilaku disiplin loyal santun,” pungkasnya. ***