ZONALITERASI.ID – Salah satu skuat Timnas Indonesia, Pratama Arhan, baru-baru ini membuat heboh mahasiswa di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Ia terlihat kembali ke kampus untuk melaksanakan perkuliahan secara tatap muka.
Pria yang akrab disapa Arhan ini adalah mahasiswa program studi S1 Manajemen Udinus. Saat ini, ia memasuki semester akhir.
Sehingga dalam kesempatan tersebut, Arhan mengikuti kuliah untuk bimbingan dan menyelesaikan tugas akhirnya. Arhan bersama mahasiswa kelas atlet lainnya terlihat senang selama menjalani bimbingan dosen.
“Tentu saya sangat senang bisa kembali ke kampus dan bertemu teman-teman sekelas saya yang juga para atlet. Bisa bertemu Rektor dan juga dosen pembimbing untuk memantapkan tugas akhir saya,” kata Arhan, dilansir dari laman Udinus, Selasa, 13 Mei 2025.
Tetap Kuliah Daring Selama Tanding
Meski disibukkan oleh kegiatan laga di lapangan, Arhan tetap menjalani perkuliahan secara daring. Hal itu juga ia lakukan saat berlaga di Thai Premier League musim 2024/2025 sebagai pemain Bangkok United.
Arhan terhitung sudah mengantongi 11 kali laga sejak pertama bermain di Liga Thailand pada awal Januari 2025. Secara keseluruhan, hingga 30 April lalu, Arhan tampil 15 kali di Thai League, AFC Champions League Two, Piala FA, dan Piala Liga.
Tak hanya saat ini, sebelumnya, saat Arhan mengikuti Sea Games 2023, tetap menjalani perkuliahan.
Menurutnya, ia harus tetap menjaga keseimbangan antara karier profesional dan pendidikannya.
“Semoga bisa berusaha semaksimal mungkin untuk lulus secepatnya,” ungkapnya.
Dapat Beasiswa S2
Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., mengatakan, mahasiswa yang merupakan atlet diberikan kebijakan khusus. Seperti mendapatkan perkuliahan tambahan dan ujian susulan.
“Kalau kami lihat Arhan ini nilainya bagus, jadi kami juga senang bisa mendukung dia untuk segera menyelesaikan masa studinya. Dengan datang langsung ke kampus tentu menjadi bukti nyata bahwa Arhan ini serius melanjutkan studinya, dan Udinus memberikan dukungan semaksimal mungkin,” terang Prof. Pulung.
Atas dedikasi Arhan dalam membanggakan Indonesia lewat sepak bola dan kampus almamaternya, ia diberikan beasiswa S2 oleh Udinus. Pulung berharap Arhan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.
“Bahkan Arhan juga sudah kami bekali dengan beasiswa S-2 sehingga bisa terus melanjutkan studinya di Udinus. Harapannya setelah berhenti bermain bola bisa menjadi bekal untuk kedepannya. Semoga bisa terus berguna untuk masyarakat,” tambah Prof. Pulung.
Sebagai informasi, Arhan mengawali kariernya di PSIS Semarang. Kepiawaian dan prestasinya yang meroket membuat pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia saat itu, Shin Tae-yong memanggilnya untuk bergabung. Pemain asal Blora ini pun menjadi bagian dari timnas untuk AFF 2020.
Tak lama dari itu, Arhan ditawari klub Jepang yakni Tokyo Verdy. Kemudian, ia juga dikontrak oleh Suwon FC, salah satu klub sepak bola di Korea.
Kiprahnya terus dilirik negara lain seperti Thailand sekarang. Dengan demikian, Arhan menjadi pemain sepak bola muda Tanah Air yang prestasinya sudah melanglang buana di usia yang masih 24 tahun. ***





