ZONALITERASI.ID – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin resmi menyandang gelar doktor dari Program Studi S3 Ilmu Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Nusantara (Uninus).
Dalam sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung di Sekolah Pascasarjana Uninus, Rabu, 28 Mei 2025 itu, Erwin lulus dengan predikat cumlaude (IPK 3,81). Ia mempresentasikan disertasi berjudul “Manajemen Proyek Profil Pelajar Pancasila pada Siswa Sekolah Menengah Negeri di Kota Bandung”.
Saat sidang promosi doktor, Erwin mengungkapkan, semangat menuntut ilmu merupakan bagian dari keyakinannya sebagai seorang muslim.
“Saya menjalankan apa yang Rasulullah ajarkan, bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban setiap individu. Saya tidak akan pernah berhenti belajar,” kata Erwin.
Manfaat bagi Masyarakat
Erwin berharap, ilmu yang diperoleh dari jenjang doktoral ini dapat membawa manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Saya berterima kasih atas ilmu yang saya dapatkan di sini. Mudah-mudahan ilmu ini bisa saya persembahkan untuk kemaslahatan umat dan warga Kota Bandung,” ujarnya.
Selanjutnya Erwin mengatakan, sebagai pemimpin di Kota Bandung, ia menilai bahwa pendidikan bukan hanya untuk pengembangan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
“Sekarang saya sudah menjadi umaro di Kota Bandung. Maka saya harus memiliki delapan syarat utama yang wajib dimiliki pemimpin,” ujarnya.
Erwin menuturkan, sebagai umaro di Kota Bandung, Erwin merasa berkewajiban memenuhi delapan syarat utama kepemimpinan. Empat di antaranya merupakan sifat Rasulullah, yaitu Fathonah (cerdas), Shidiq (jujur), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Amanah (dapat dipercaya).
Lalu, empat lainnya yaitu nilai-nilai sosial yang harus dijunjung tinggi oleh seorang pemimpin: adil, toleran, berimbang, serta berani menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.
“Saya ingin menerapkan nilai-nilai itu dalam kehidupan dan kepemimpinan saya di Bandung,” ujar Erwin.
Erwih menambahkan, dengan gelar barunya, ia menegaskan kembali komitmennya untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi lebih besar bagi pendidikan dan pembangunan di Kota Bandung.
“Sebagai pemimpin, kita harus terus belajar dan bertumbuh agar bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Sidang promosi doktor ini dihadiri civitas akademika Uninus, para pejabat Pemerintah Kota Bandung, serta keluarga dan kolega Erwin. (des)***





