Dosen UIN Bandung Berkontribusi dalam Pelatihan Manajemen Risiko SPBE Kominfo RI

795cd7e9 eacf 437c 9ea7 83d38de67ef9
Dosen UIN Bandung yang juga Ketua Jurusan Manajemen Keuangan Syariah FEBI, Dadang Husen Sobana, jadi pembicara pada Pelatihan MR-SPBE, di Kampus Terpadu SMAN 2 Kabupaten Majalengka, berlangsung pada Senin-Kamis, 16–19 Juni 2025, (Foto: Dok. UIN Bandung)

ZONALITERASI.ID – Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berkontribusi dalam pelatihan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (MR-SPBE), yang berlangsung di Kampus Terpadu SMAN 2 Kabupaten Majalengka, pada Senin-Kamis, 16–19 Juni 2025.

Dalam acara yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka ini, tampil dosen UIN Bandung yang menjabat sebagai Ketua Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag., CSBA.

Sebelumnya, Dadang Husen Sobana telah mengikuti Training of Trainers (ToT) GTA Manajemen Risiko SPBE yang diselenggarakan langsung oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan KOMINFO RI.

Dalam keterangannya, Dadang mengungkapkan, ia merasa senang dapat berbagi ilmu sekaligus terus belajar bersama para peserta.

“Saya pun masih terus belajar tentang MR-SPBE ini. Jadi kita sama-sama belajar sambil sharing, saling transfer ilmu dan pengalaman. Ternyata cukup menyenangkan, banyak pengetahuan dan informasi baru yang saya dapatkan. Selama empat hari mendampingi para ASN dari pagi hingga sore, ini jadi pengalaman berharga dan membanggakan bisa ikut berkontribusi untuk negeri,” tuturnya, Sabtu, 21 Juni 2025.

Dadang menuturkan, keterlibatannya sebagai tenaga pengajar di lingkungan BPSDMP Kominfo Bandung telah berlangsung sejak 2023.

“Sejak 2023 saya dipercaya menjadi pengajar di berbagai pelatihan seperti Kewirausahaan Digital Syariah dan Digital Marketing Dasar (PDD2) untuk pelaku UKM di Jawa Barat. Alhamdulillah, mulai 2025 ini saya juga dilibatkan dalam pelatihan MR-SPBE. Ini menjadi amanah baru sekaligus tantangan yang menyenangkan,” pungkasnya.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kiprah dosen UIN Bandung yang dipercaya sebagai narasumber dalam pelatihan lintas kementerian.

“Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan kepada dosen kami, apalagi ini di luar instansi Kementerian Agama. Semoga langkah Ketua Jurusan MKS ini bisa menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lainnya agar kiprah dan manfaatnya tidak hanya dirasakan di kampus, tetapi juga di masyarakat luas,” ujarnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas keterlibatan dosen dalam pelatihan tersebut.

“Kami selalu mendukung aktivitas dosen di luar kampus, karena itu merupakan bentuk rekognisi yang tidak hanya baik untuk individu dosen, tetapi juga mengangkat nama institusi. Pengakuan dari luar penting sebagai bukti bahwa kita mampu berkontribusi untuk masyarakat luas,” tegasnya.

Sebagai informasi, pelatihan Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (MR-SPBE) merupakan bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) melalui Government Transformation Academy (GTA) Batch 5.

Pelatihan diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, antara lain dari Sekretariat Daerah, Dinas Kominfo/Komdigi, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Badan Kepegawaian, Bappeda, RSUD, Inspektorat, Kesbangpol, serta perwakilan kecamatan. (des)***