Harganas 2025, Kepala Perwakilan Kemendubangga/BKKBN Jabar Lepas Kirab Bangga Kencana di Kota Cirebon

IMG 20250625 WA0022 1200x673 2
Kepala Perwakilan Kemendubangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi bersama Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi melepas ratusan Mupen dari wilayah Ciayumajakuning, pada Rabu, 25 Juni 2025. Acara yang digelar dalam Kirab Bangga Kencana itu berlangsung di depan Balaikota Cirebon, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendubangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi melepas ratusan Mobil Unit Penerangan (Mupen) dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning), pada Rabu, 25 Juni 2025.

Kegiatan yang digelar dalam acara bertajuk Kirab Bangga Kencana itu, berlangsung di halaman Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi No. 84 Kota Cirebon.

Sebagai informasi, Kota Cirebon merupakan kota transit di Jawa Barat yang menjadi pusat berkumpulnya Mupen dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Rombongan Mupen akan menuju ke Kota Depok kemudian finis di Kantor Kemendukbangga/BKKBN Jakarta.

Kepala Perwakilan Kemendubangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, mengatakan, Kirab Bangga Kencana merupakan bagian dari rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025. Pusat kegiatan ini akan berlangsung di Kantor Kemendukbangga/BKKBN Jakarta, pada Kamis, 26 Juni 2025.

“Rombongan nanti berkumpul di Kota Depok, dilanjutkan esok harinya untuk mengikuti kegiatan puncak Hari Keluarga Nasional ke-32 tahun 2025,” kata Dadi, usai melepas kirab.

Dadi menuturkan, dipilihnya Kota Cirebon sebagai lokasi pelepasan ratusan Mupen karena kota ini sukses menurunkan prevalensi stunting sebesar 5 persen pada tahun 2024. Bagi Dadi, capaian ini harus menjadi benchmarking atau percontohan bagi daerah lain di Jawa Barat.

“Kota lain bisa belajar dari Kota Cirebon karena berhasil menurunkan stunting. Ini capaian yang sangat luar biasa menurut saya,” ujarnya.

Selain itu, tambah Dadi, Kirab Bangga Kencana bertujuan untuk mensosialisasikan program Kemendukbangga/BKKBN yakni Quick Wins yang terdiri dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Lansia Berdaya, dan Super Apps Keluarga Indonesia.

“Kami juga ingin sampaikan bahwa BKKBN memiliki program Quick Wins. Tentu targetnya percepatan penurunan stunting dan keluarga sehat yang sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengapresiasi kegiatan Kirab Bangga Kencana Kemendukbangga/BKKBN.

“Kota Cirebon menjadi kota persinggahan dalam Kirab Bangga Kencana. Ini menjadi momentum bagi kami menyampaikan capaian prestasi yang sudah diraih Kota Cirebon,” katanya.

Menurut Sekda, Kota Cirebon berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 19,9 persen menjadi 14,9 persen. Dengan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Cirebon sebesar 7,8 persen. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Kota Cirebon.

“Berkat kerja keras seluruh stakeholder kami bisa menurunkan angka prevalensi stunting di tengah beberapa daerah mengalami kenaikan,” pungkas Agus. ***