Gelar Pertemuan Pimpinan, UPI Siap Hadapi Tahun 2026

WhatsApp Image 2026 01 30 at 16.26.10
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar pertemuan pimpinan UPI di Auditorium Sekolah Pascasarjana Baru, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Kamis, 29 Januari 2026, (Foto: Berita UPI).

ZONALITERASI.IDUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar pertemuan pimpinan UPI di Auditorium Sekolah Pascasarjana Baru, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Kamis, 29 Januari 2026.

Forum tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas sebagai momentum konsolidasi dalam rangka menutup evaluasi 2025 sekaligus menguatkan langkah kerja tahun 2026.

Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A.,  menekankan pentingnya perubahan cara kerja agar UPI dapat mencapai lompatan kinerja dan daya saing.

“Dalam arahan strategis, UPI juga mendorong penguatan penelitian melalui peningkatan alokasi pendanaan riset dan pengabdian, dengan target total pendanaan riset (termasuk dukungan unit) mengarah ke 70 miliar sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing,” katanya, dikutip dari laman Berita UPI, Jumat, 30 Januari 2026.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si., melaporkan bahwa perjanjian kinerja UPI di tahun 2025 sebesar 90,9% dengan 10 dari 11 indikator telah tercapai atau melampaui target.

“Satu indikator yang masih perlu perhatian adalah persentase dosen yang menjalankan aktivitas Tridarma di luar prodi/perguruan tinggi lain/industri atau membimbing mahasiswa berkegiatan di luar prodi dengan capaian 77,1% dari target 80%,” ujarnya.

Sementara itu capaian AKIP UPI tahun 2025 berada pada predikat AA dengan nilai 93,95 dan terdapat 14 unit berpredikat AKIP AA.

Direktur Direktorat Perencanaan dan Organisasi, Dr. Yatun Romdonah Awaliah, S.Pd., M.Pd., menegaskan, tema besar dalam Renstra UPI 2026-2030 yaitu UPI sebagai universitas rujukan tingkat Asia pada bidang pendidikan serta bidang-bidang unggulan lain dengan lima sasaran strategis, dari penguatan mutu pendidikan dan lulusan hingga penguatan kemandirian keuangan serta optimalisasi aset.

Pada forum ini juga, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., menyampaikan kebijakan MTB sebagai skema penguatan remunerasi berbasis kinerja.

“Untuk tahun 2026, MTB yang dibayarkan mencakup unsur dasar dan unsur kinerja unit, sementara untuk kinerja individu direncanakan mulai dibayarkan pada 2027,” katanya.

Pertemuan ini ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 sebagai komitmen seluruh unit yang ada di lingkungan UPI. (Nabil Haqqillah)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *