Hadiri Rapat Kerja FTK UIN Bandung 2026, Rektor Tegaskan Pentingnya Transformasi Nilai-nilai Moral dan Keilmuan

880bc606 7738 4604 bdb1 5e1e6da9fec7
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. saat berbicara di depan peserta Raker Tahun 2026 FTK UIN Bandung, (Foto: UIN Bandung).

ZONALITERASI.ID – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026, di Hotel Horison, Cianjur, Kamis–Sabtu, 29–31 Januari 2026.

Raker bertajuk “Menavigasi Pendidikan Masa Depan dalam Membangun Peradaban Berbasis Nilai Rahmatan lil ‘Alamin” ini merupakan salah satu upaya FTK UIN Bandung dalam memperkuat kualitas mutu pendidikan.

Raker dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. dan diikuti oleh seluruh pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan FTK.

Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi serta capaian prestasi FTK dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Alhamdulillah, UIN Sunan Gunung Djati Bandung hingga saat ini masih berstatus Unggul di tingkat nasional PTKIN dan menempati peringkat ke-15 perguruan tinggi se-Indonesia,” tutur Prof. Rosihon saat menyampaikan sambutan di depan peserta Raker.

Prof. Rosihon berharap FTK terus mentransformasikan nilai-nilai moral dan keilmuan yang selaras dengan kebutuhan zaman. Dengan begitu, fakultas mampu melahirkan lulusan yang berkarakter, memiliki good values, serta kualitas akademik unggul yang mampu menjawab tantangan global dan berkontribusi bagi masa depan peradaban.

Ketua Senat UIN Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., menegaskan pentingnya penguatan nilai moral dan keimanan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi penyeimbang sekaligus pembimbing dalam setiap aktivitas kehidupan.

Sementara itu, dalam pemaparan program kerja, Dekan FTK, H. Fakry Hamdani, M.Hum., M.Res., Ph.D., menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan ke depan harus dibangun melalui keseimbangan antara transformasi teknologi dan penguatan nilai moral yang memberikan kemanfaatan bagi manusia dan alam.

“Penguatan nilai-nilai moral sebagai karakter dasar pendidikan menjadi fondasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan sekaligus pembangunan peradaban bangsa,” jelasnya.

Pernyataan Dekan FTK, ditegaskan oleh para Wakil Rektor dan Kepala Biro AUPK UIN Bandung dalam pemaparan program unggulan masing-masing.

Mereka menekankan pentingnya penguatan mutu akademik, pengembangan kerja sama, kemandirian lembaga, peningkatan pelayanan tridharma perguruan tinggi, serta transformasi teknologi yang dibingkai oleh keimanan dan integritas moral sebagai basis menuju universitas unggul yang berkontribusi bagi peradaban.

Sejalan dengan visi tersebut, FTK merancang empat program kerja strategis untuk satu tahun ke depan (2026/2027), yakni FTK Bahagia, FTK Digital, FTK Handal, dan FTK Adaptif.

Keempat program prioritas itu difokuskan pada peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, pelatihan digitalisasi bagi tenaga pendidik, penguatan layanan dan inovasi digital, kemandirian serta sistem pendukung pengelolaan keuangan, pengembangan kerja sama nasional dan internasional, peningkatan kompetensi keguruan dan alumni, internasionalisasi lembaga, insersi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran, serta penguatan ekoteologi guna menjaga keseimbangan antara transformasi teknologi dan nilai moral-keimanan. (des)***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *