Bedah Buku AI Karya Prof. Deni Darmawan di UPI Cibiru, Teknologi yang Memanusiakan Proses Belajar

deni
UPI Kampus Cibiru menggelar Bedah Buku AI, karya terbaru Prof. Deni Darmawan. Acara ini berlangsung di UPI Kampus Cibiru, Selasa, 20 Mei 2025. (Foto: Istimewa)

ZONALITERASI.ID – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru menggelar Bedah Buku AI, karya terbaru Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si., M.Kom., MCE., MTCNA. Acara ini berlangsung di UPI Kampus Cibiru, Selasa, 20 Mei 2025.

Acara yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi ruang reflektif sekaligus inspiratif yang mempertemukan akademisi, mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam mendalami potensi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan Indonesia.

Buku yang dibedah membahas secara mendalam tantangan dan peluang implementasi AI di ruang-ruang belajar, dengan pendekatan humanistik yang menekankan pentingnya etika, empati, serta nilai-nilai kemanusiaan dalam pemanfaatan teknologi.

Pada kesempatan itu, Prof. Deni Darmawan, mengungkapkan,  buku ini lahir sebagai bentuk tanggapan kritis terhadap percepatan transformasi digital yang kini tak terelakkan di dunia pendidikan.

“Pendidikan masa depan bukan hanya tentang digitalisasi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat memanusiakan proses belajar. Buku ini menjadi bagian dari kontribusi untuk memperkaya literatur pendidikan nasional dan menyongsong masa depan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berkeadaban,” terang Prof. Deni.

Selanjutnya akademisi yang kini menjabat Direktur UPI Kampus Cibiru ini, menuturkan, momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi latar yang kuat dalam penyelenggaraan acara ini, mengingat semangat kebangkitan bangsa erat kaitannya dengan kebangkitan intelektual dan inovasi pendidikan.

“Dalam semangat itulah, UPI Cibiru meneguhkan dirinya sebagai pusat pemikiran dan penggerak transformasi pendidikan berbasis teknologi. Saya berharap, bedah buku ini mampu memicu tumbuhnya diskursus kritis dan riset lanjutan mengenai integrasi AI yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga luhur dalam nilai,” tandas Prof. Deni.

Bedah buku ini juga menghadirkan dua narasumber praktisi pendidikan yang memberikan perspektif nyata dari lapangan. Keduanya yaitu Risman Nur Hakim, S.Pd., guru di SDN Citepok, Sumedang dan Muchammad Ramdhan, M.Pd., guru di SMP Labschool UPI Cibiru. Keduanya membagikan pengalaman penerapan teknologi, khususnya AI, dalam pembelajaran di tingkat dasar dan menengah.

Mereka juga memberikan respons kritis terhadap isi buku serta relevansinya dengan konteks pendidikan lokal, sekaligus menyuarakan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi perubahan digital. (des)***