Cek Kesehatan Gratis 2025 Mulai Hari Ini, Sasar 53 Juta Siswa

mendikdasmen abdul muti pantau langsung proses cek kesehatan gratis ckg untuk siswa di sdn cideng 02 pagi senin 482025 1754275910885 169
Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025 di sekolah, madrasah, dan pesantren resmi dimulai hari ini, Senin, 4 Agustus 2025. (Foto: detikcom/Devita Savitri).

ZONALITERASI.ID – Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025 di sekolah, madrasah, dan pesantren resmi dimulai hari ini, Senin, 4 Agustus 2025. Program ini menargetkan 53 juta siswa hingga Desember 2025.

Total jumlah satuan pendidikan yang menjadi sasaran CKG ada 282.317 sekolah. Para siswa mulai tingkat SD hingga SMA akan memperoleh berbagai jenis pemeriksaan kesehatan. Namun, setiap jenjang akan mendapatkan pemeriksaan yang sedikit berbeda.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang, untuk melaksanakan CKG, sekolah harus melakukan kerja sama dengan puskesmas sekitar. Kerja sama ini menghasilkan jadwal kapan CKG akan dilaksanakan.

“Cara melakukannya memang ini dijadwalkan antara puskesmas dengan sekolah, karena yang melaksanakan itu kerjasama puskesmas dengan sekolah. Jadi nanti puskesmas dengan sekolah akan menjadwalkan, sekolah ini kapan jadwalnya,” kata Maria, saat melakukan pemantauan CKG secara langsung di SDN Cideng 02 Pagi, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 4 Agustus 2025.

Ia menuturkan, meskipun kick-off dilakukan per Senin, 4 Agustus 2025, CKG tidak hanya bisa berlangsung hari ini. Sekolah masih memiliki waktu untuk menggelar CKG hingga Desember 2025.

“Kita lakukan sampai dengan bulan Desember sampai akhir tahun untuk seluruh sekolah di Indonesia. Jadi tidak satu hari langsung selesai tapi kita lakukan terus dijadwalkan oleh puskesmas dengan sekolah,” pungkasnya.

Sementara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan, tujuan utama CKG adalah untuk mendeteksi sejak dini keadaan kesehatan anak-anak.

Pelaksanaannya berlangsung di seluruh jenjang pendidikan, baik pendidikan dasar maupun pendidikan menengah. CKG memungkinkan penanganan lebih lanjut terkait kondisi kesehatan siswa.

“Dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini (diharapkan) kita dapat memiliki generasi Indonesia yang sehat, terbebas dari stunting dan berbagai macam masalah kesehatan yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka secara jasmani dan juga mengganggu tumbuh kembang mereka secara emosional dan intelektual,” ucapnya.

Jenis Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis Khusus Siswa

Dilansir dari keterangan Kemenkes saat konferensi pers yang digelar pada Rabu, 31 Juli 2025, berikut jenis pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis sesuai dengan jenjang pendidikan.

– SD (7-12 tahun): Meliputi 13 jenis pemeriksaan, seperti nutrisi, mata, gigi, telinga, tekanan darah, gula darah, TBC, kesehatan reproduksi, hingga deteksi perilaku merokok untuk siswa kelas 5-6.

– SMP (13-15 tahun): Ada 15 jenis pemeriksaan dengan tambahan skrining HPV dan thalassemia untuk siswa putri kelas 9.

– SMA (16-17 tahun): Pemeriksaan hampir sama dengan SMP, tetapi skrining HPV hanya dilakukan untuk siswa putri di jenjang SMP.

Sekolah Lokasi Kick-Off CKG 2025

Kemenkes menetapkan 12 sekolah, madrasah, dan pesantren yang menjadi lokasi kick-off CKG, yaitu:

1. SD Cideng 02 Jakarta Pusat
2. MIN 8 Jagakarsa Jakarta Selatan
3. SMKN 26 Jakarta Timur
4. Pesantren Assidiqiyah Kedoya, Jakarta Barat
5. SMA Negeri 6 Tangerang Selatan
6. SD Prestasi Global Depok
7. SMPN 5 Kota Bandung
8. MTs Persis 1-2 Kota Bandung
9. SLB Negeri Kota Semarang
10. SMPN 1 Padangan Bojonegoro
11. Pesantren Al Amanah Sidoarjo
12. SMPK Penabur Gading Serpong.

Syarat Peserta CKG

Untuk mengikuti program ini, siswa perlu memenuhi beberapa syarat sebagai berikut:

– Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki identitas diri (Kartu Pelajar atau KTP).

– Orang tua atau wali siswa harus mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau WhatsApp resmi Kementerian Kesehatan.

– Siswa wajib membawa identitas pelajar dan/atau kartu BPJS Kesehatan yang telah aktif minimal satu bulan sebelumnya.

Jadwal dan Lokasi Cek Kesehatan Gratis Khusus Siswa

Program CKG akan dilaksanakan bertahap mulai Agustus 2025 di sekolah umum, madrasah, dan pesantren. Pemeriksaan dilakukan langsung di lingkungan sekolah oleh petugas puskesmas serta dinas kesehatan setempat dengan dukungan guru UKS.

Hasil Cek Kesehatan Gratis khusus siswa akan diunggah ke aplikasi SATUSEHAT Mobile atau dikirim melalui WhatsApp resmi Kemenkes. Orang tua bisa memantau hasilnya dalam bentuk rapor kesehatan digital.

Tindak Lanjut CKG

Kemenkes memaparkan dua bentuk tindak lanjut hasil CKG adalah:

Pertama, ada tindak lanjut secara individu yang dilakukan sesuai hasil pemeriksaan setiap siswa.

Kedua, ada tindak lanjut secara massal/kelompok yang dilakukan setelah analisis hasil CKG di setiap satuan pendidikan.

Analisis untuk tindak lanjut massal dilakukan oleh Puskesmas, dinas kesehatan, dan sekolah untuk melihat masalah kesehatan pada anak sekolah di wilayah kerjanya. Misalnya, jika ditemukan banyak anak mengalami karies gigi di suatu sekolah, maka akan dilakukan penyuluhan cara merawat gigi dan cara melakukan sikat gigi yang benar. ***