DPRD Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-9 Kabupaten Pangandaran

247623203 208644701381280 7192578716213706095 n
(Foto: Istimewa)

ZONALITERASI.ID – DPRD Kabupaten Pangandaran menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-9 Kabupaten Pangandaran, Senin (25/10/2021). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H.M.M., mengatakan, pembentukan Kabupaten Pangandaran tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui proses perjuangan yang melelahkan dan pengorbanan yang cukup besar.

Semangat perjuangan masyarakat Pangandaran ini didorong oleh 6 faktor, yaitu ingin mendekatkan pelayanan publik; ingin mengelola potensi daerah secara optimal; ingin membuka lapangan pekerjaan; ingin mensejahterakan masyarakat Pangandaran; ingin melakukan penataan kewilayahan sesuai dengan kebutuhan; dan meningkatkan stabilitas pertahanan keamanan, karena pangandaran merupakan perbatasan dengan negara lain.

“Sebelum terbentuk Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, pemekaran Kabupaten Pangandaran diawali dengan langkah-langkah pergerakan perjuangan masyarakat Pangandaran dari beberapa organisasi masyarakat yang menjadi embrio perjuangan, seperti Munding Pakidulan, Awi Kahuripan, Paguyuban Masyarakat Pakidulan, dan Gabungan Anak Selatan. Selain organisasi masyarakat, pembentukan Kabupaten Pangandaran ini juga didukung oleh organisasi profesi dan lembaga pendidikan, seperti PHRI, FISP Unigal, dan LPPM Unpad,” katanya.

“Selanjutnya pada tanggal 25 Oktober 2012 ditetapkan sebagai hari bersejarah Kabupaten Pangandaran yang diperingati setiap tahunnya sebagai hari jadi Kabupaten Pangandaran. Oleh karena itu, bulan Oktober merupakan bulan kebangkitan Pangandaran. Momentum Hari Jadi Kabupaten Pangandaran seyogianya menjadi bulan yang penuh dengan spirit dan semangat pemekaran demi terwujudnya cita-cita masyarakat Kabupaten Pangandaran,” sambung Asep.

Menurut Asep, momentum Hari Jadi Kabupaten Pangandaran harus menjadi:

  1. Alat konsolidasi pengembangan ekonomi masyarakat;
  2. Alat konsolidasi pengembangan pariwisata dan budaya;
  3. Alat konsolidasi pengembangan infrastruktur;
  4. Alat konsolidasi membangun integritas;
  5. Sebagai alat konsolidasi membangun kerukunan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pangandaran

“Hari Jadi harus menjadi komitmen kita semua untuk ‘Ngarumat Pangandaran’. Adapun Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke-9 tahun ini bertemakan ‘Bersinergi Tuntaskan Pandemi, Ekonomi Bangkit Wujudkan Pangandaran Juara’” ujarnya.

Sejarah Kabupaten Pangandaran

Asep mengatakan, Hari Jadi Kabupaten Pangandaran dikukuhkan dengan keputusan DPRD Kabupaten Pangandaran Nomor 188.4/kpts.24/dprd/2015, dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pangandaran Nomor 2 Tahun 2015.

Sejarah Kabupaten Pangandaran merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari lembaran sejarah Provinsi Jawa Barat dan sejarah nasional Republik Indonesia.

“Seperti apa yang diungkapkan oleh Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Karno, ‘Jangan pernah melupakan sejarah, ini akan membuat dan mengubah siapa diri kita’. Oleh karena itu, sudah saatnya kita semua mengetahui dan mengenal lebih dalam serta dapat terus mengembangkan makna dan hakekat sejarah Kabupaten Pangandaran,” tuturnya.

“Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini, Peringatan Hari Jadi ke-9 tahun 2021 tidak seperti peringatan hari jadi pada tahun-tahun sebelumnya, dan pelaksanaan peringatan hari jadi tetap menjalankan protokol kesehatan. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dan rasa syukur kita terhadap Allah Swt, bahwasannya Kabupaten Pangandaran genap berusia 9 tahun,” tambah Asep.

Dikatakannya, selama 9 tahun berdirinya Kabupaten Pangandaran, DPRD Kabupaten Pangandaran telah melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Menjalankan fungsi anggaran secara optimal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2. Menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, sehingga penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan dengan tertib dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  3. Selama rentang waktu tahun 2015 sampai dengan tahun 2021, DPRD Kabupaten Pangandaran bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah menetapkan 116 buah Peraturan Daerah;
  4. DPRD Kabupaten Pangandaran telah menghasilkan 11 buah peraturan DPRD, dan 280 buah Keputusan DPRD.

Prestasi
Asep menyebutkan, pada usianya yang ke-9 tahun, Kabupaten Pangandaran telah banyak meraih prestasi, baik di bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, maupun bidang lainnya.

Adapun prestasi-prestasi yang diraih sepanjang tahun 2021 adalah sebagai berikut:

  1. Penghargaan Innovative Government Award dengan predikat Sangat Inovatif dari Kementerian Dalam Negeri;
  2. Juara 1 Pelaksana Terbaik IVA Test yang diraih oleh Kecamatan Cigugur dari PKK Provinsi Jawa barat;
  3. Juara Harapan 1 Pelaksana Terbaik Hatinya PKK yang diraih oleh Kecamatan Cigugur dari PKK Provinsi Jawa Barat;
  4. Juara Harapan 1 Pelaksana Terbaik Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) yang diraih oleh Kecamatan Cigugur dari PKK Provinsi Jawa Barat;
  5. Juara Harapan 2 Kader Vaksinasi yang diraih oleh Gina Sri Guniawati (Kecamatan Cigugur) dari PKK Provinsi Jawa Barat; 6. Penghargaan Pendataan Keluarga dengan pencapaian 100% target kk terdata tercepat dari BKKBN;
  6. Peringkat II BKN Award 2021 Pemerintah Kabupaten Tipe C (Komitmen Pengawasan dan Pengendalian) dari BKN;
  7. Peringkat III BKN Award 2021 Pemerintah Kabupaten Tipe C (Penilaian Kompetensi) dari BKN;
  8. Juara 2 Kabupaten/Kota Jawara (Jagoan Warga Raharja) Program Keluarga Harapan dari Dinsos Provinsi Jawa Barat;
  9. Peringkat II Rumah Sakit Terbaik Tingkat Nasional kategori MKJP yang diraih oleh RSUD Pandega dari BKKBN;
  10. Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 yang diraih oleh Puskesmas Padaherang (Suryati, S.K.M., M.Si.) dari Kementerian PAN RB;
  11. Top 32 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 yang diraih oleh Puskesmas Padaherang (Suryati, S.K.M., M.Si.) dari Kementerian PAN RB;
  12. Peringkat II Lomba Seni Tari pada FLS2N Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 1 Karangbenda dari Disdik Provinsi Jawa Barat;
  13. Peringkat I Lomba Gambar Bercerita pada FLS2N Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 1 Kalipucang dari Disdik Provinsi Jawa Barat;
  14. Peserta didik terbaik dan terkreatif pada Festival Bercerita IGTKI Jawa Barat yang diraih oleh TK Perwari dari Perwari Jawa Barat;
  15. Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran Tahun 2020 dari BPK RI;
  16. Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran tahun 2020 dari Kementerian Keuangan RI;
  17. Juara I Lomba Pildacil jenjang SD pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 1 Karangpawitan dari KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat;
  18. Juara I Lomba Azan dan Doa Sesudah Azan Jenjang SD pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 1 Bojong dari KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat;
  19. Juara III Lomba MTQ Putra Jenjang SD pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 1 Sindangsari dari KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat;
  20. Juara III Lomba Qasidah Rebana Jenjang SD pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 1 Bangunjaya dari KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat;
  21. Juara Harapan III Lomba MTQ Putri Jenjang SD pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SD Negeri 4 Sindangsari dari KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat;
  22. Juara II Lomba MHQ Putri Jenjang SMP pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa barat yang diraih oleh SMP Negeri 1 Cijulang dari MGMP PAI SMP Provinsi Jawa Barat;
  23. Juara Harapan I Lomba Solo Vocal Jenjang SMP pada Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh SMP Negeri 1 Kalipucang dari MGMP PAI SMP Provinsi Jawa Barat;
  24. Terbaik III Qari’ah Golongan Anak-anak Putri pada STQH Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diraih oleh Kafilah Kabupaten Pangandaran (Syifa Nurfadhilah) dari LPTQ Provinsi Jawa Barat;
  25. Harapan I Qari Golongan Dewasa Putra pada STQH Tingkat Provinsi Jawa barat yang diraih oleh Kafilah Kabupaten Pangandaran (H. Hendi Junaedi) dari LPTQ Provinsi Jawa Barat;
  26. Desa Wisata Terbaik pada Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang diraih oleh Desa Selasari dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif;
  27. Merupakan kado terindah, Bapak Bupati Pangandaran menjadikan Kabupaten Pangandaran sebagai satu-satunya kabupaten yang berpredikat PPKM Level 1 “Juara dalam penanggulangan Covid-19”.

“Semua pencapaian tersebut bisa terwujud apabila Pemerintah Kabupaten Pangandaran, DPRS, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha dan stakeholder lain berjalan seiring dalam harmoni yang indah sebagaimana kami rasakan selama ini,” kata Asep.

Selanjutnya Asep mengungkapkan, percepatan pembangunan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan telah ditetapkan dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan.

Berdasarkan ketentuan Pasal 2 Ayat (2) Huruf f, percepatan pembangunan kawasan Jawa Barat Bagian Selatan meliputi Kabupaten Pangandaran.

“Untuk itu, hubungan Pemerintah Daerah baik dengan Pemerintah Pusat maupun dengan Pemerintah Provinsi harus saling terintegrasi dan selaras, agar percepatan pembangunan kawasan Jawa Barat Bagian Selatan, khususnya Kabupaten Pangandaran dapat berjalan dengan lancar,” ujar Asep.

Rapat paripurna ini dihadiri Gubernur Jawa Barat yang diwakili Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, S.E.; anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XIII (Dra. Hj. Ijah Hartini dan Johan J. Anwari, M.Si.); Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran; Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran; Rektor Universitas Galuh; Rektor Universitas Padjadjaran; Rektor Institut Teknologi Bandung; Rektor Universitas Pasundan; dan Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdatul Ulama Alfarabi Pangandaran.

Lalu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pangandaran, yaitu Dandim 0613 Ciamis, Letkol CZI Dadan Ramdani, S.Sos., M.A.P.; Kapolres Ciamis, AKPB Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng.; Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Yuyun Wahyudi, S.H., M.H.; Ketua Pengadilan Negeri Ciamis, Vivi Purnamawati, S.H., M.H.; dan Ketua Pengadilan Agama Ciamis, Drs. Asep Mujtahid, M.H..

Penjabat Bupati Pangandaran ke-1, ke-2, dan ke-3 (Dr. Drs. H. Endjang Naffandy, M.Si.; Drs. H. Daud Achmad; dan Dr. H. Dani Ramdan, M.T.), Para Bupati/Wali Kota, Ketua DPRD Kabupaten/Kota serta Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota (Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M.; Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, S.H.); Sekretaris Daerah serta Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Selain itu, tokoh pemekaran Kabupaten Pangandaran (Drs. H. Eka Santosa dan Andis Sose, S.E.); Pimpinan Partai Politik tingkat Kabupaten pangandaran; Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD Tingkat Kabupaten Pangandaran; Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, IKIAD, Ketua Dharma Wanita dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Pangandaran; dan Para Camat se-Kabupaten Pangandaran.

Hadir pula Para Sesepuh/Tokoh Masyarakat, Organisasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Masyarakat, Organisasi Profesi dan Lembaga Swadaya Masyarakat se-Kabupaten Panggandaran (H. Iwan M. Ridwan, S.Pd., M.Pd.; Ketua MUI Kabupaten Pangandaran K.H. Otong Aminudin; Ketua PCNU Pangandaran, Rd. Hilal Farid Turmudzi; Ketua HNSI Kabupaten Pangandaran; Ketua KNPI Kabupaten Pangandaran; dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Pangandaran).

Selanjutnya, Presidium Kabupaten Pangandaran, (Untung Saeful rohman, M.Si.); Saiman Isnandar, M.Si.; H. Sukirman, M.Pd.; Drs. Wagiman; Drs. Wawan Irawan; Hadi Sudarmo, S.E.; H. Jayusman; Ipin Arifin Hariansyah; Ade Suryana; H. Eno; Azis samsudin; H. Affandi Permana; H. Abd. Gofar; Ikin Sodikin; Drs. Jam’an Solih; Tasun; Dudung; Atar; Agus Tirto; dan 20. Tonton), Para Kepala Desa dan Ketua BPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Acara juga dihadiri para atlet yang telah meraih medali emas pada PON XX Papua beserta pelatih (Regi Mulya Ramdhani, atlet polo air; Rendi Setia Maulana, atlet dayung; Otep Baskara, Asisten Pelatih Kontingen Polo Air Jawa Barat PON XX Papua; Amir Hamzah, Pelatih Polo Air Kabupaten Pangandaran; dan Dian Kusdiana, S.Pd., M.Pd., Pelatih Dayung Kabupaten Pangandaran. (des)***