ZONALITERASI.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengungkapkan, pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) akan berdampak besar terhadap peningkatan arus kendaraan menuju Pangandaran.
Karena itu, dia meminta Pemkab Pangandaran menyiapkan langkah antisipatif, khususnya terkait akses jalan dari pintu keluar tol.
“Kemudahan akses melalui Tol Getaci tidak hanya akan mempercepat perjalanan, tetapi juga meningkatkan jumlah kendaraan yang masuk ke Pangandaran,” kata Asep, saat acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pangandaran tahun 2027, di Aula Supan Sastrawijaya SMPN 1 Pangandaran, Rabu, 8 April 2026.
Menurut Asep, kondisi akses jalan yang ada saat ini belum memadai untuk menampung lonjakan volume kendaraan di masa mendatang. Untuk itu, pemerintah daerah diminta untuk mendorong Pemprov Jawa Barat agar memperpanjang jalur strategis.
Asep pun mengusulkan agar jalur Kalipucang-Majingklak diperpanjang menjadi Kalipucang–Karangnini. Rute tersebut meliputi wilayah Kalipucang, Palataragung, Karapyak, hingga Karangnini.
“Rute ini penting untuk meningkatkan konektivitas antardestinasi wisata, sekaligus mengurangi potensi kemacetan,” ucapnya.
Evaluasi Akses Jalan Nasional
Selain itu, Asep meminta agar dilakukan evaluasi terhadap akses jalan nasional yang kini kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, termasuk kecelakaan tunggal, seperti truk terbalik.
”Saya kira ini menjadi persoalan dalam analisis dampak lalu lintas. Ada tikungan dan tanjakan, seperti di Emplak yang kurang nyaman. Itu harus dievaluasi,” katanya.
Evaluasi tersebut, tambah Asep, dapat mencakup pelebaran jalan maupun rekayasa trase, seperti meluruskan tikungan tajam sebagaimana yang sudah dilakukan di sejumlah ruas jalan di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.
”Ini dalam rangka jangka panjang untuk menyongsong program pusat terkait infrastruktur jalan tol menuju Pangandaran,” pungkasnya. ***





