DPRD Pangandaran Usulkan Pantai Pasir Putih Jadi Kawasan Taman Wisata Alam

pantai pasir putiih pangandaran 1761715020872 169
Pantai Pasir Putih Pangandaran, (Foto: Aldi detikJabar).

ZONALITERASI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Pangandaran mengusulkan status pantai Pasir Putih Cagar Alam diubah menjadi Taman Wisata Alam (TWA).

Saat ini status Pasir Putih masuk wilayah konservasi dari Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Namun, kendati berstatus wilayah konservasi,  selama bertahun tahun Pasir Putih menjadi lokasi favorit yang kerap dikunjungi wisatawan.

Selain sebagai lokasi aktivitas berenang, di pantai Pasir Putih para pengunjung dapat menikmati keindahan terumbu karang di bawah laut dengan berbagai jenis ikan hias.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan, pantai Pasir Putih sudah lama menjadi tempat kunjungan wisata. Kawasan ini juga masih dipertahankan statusnya sebagai cagar alam.

“Itu menjadi kurang baik karena statusnya kan beda cagar alam dengan taman wisata alam,” kata Asep, beberapa waktu lalu.

Menurut Asep, dengan mengubah status dari cagar alam ke taman wisata alam, tidak akan mengubah keberadaan Pasir Putih.

“Jadi yang berubah hanya statusnya saja sehingga bisa dikembangkan menjadi pariwisata alam. Itu pun tidak semua, kan kawasan Pasir Putih itu cukup panjang,” ucap Asep.

Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangandaran, Kusnadi, menjelaskan, pantai Pasir Putih sudah sejak lama menjadi magnet bagi wisatawan. Kondisi itu membuat masyarakat sekitar menjadikan kawasan konservasi tersebut sebagai objek wisata secara informal.

“Pantai Pasir Putih cagar alam ini dari dulu susah juga, karena masyarakat sekitar apalagi sekarang sudah tidak bisa dibendung menjadi tempat wisata,” katanya.

Kusnadi menuturkan, perubahan fungsi kawasan menjadi wisata alam dinilai penting agar pengelolaan wisata bisa berjalan legal dan berkelanjutan.

“Karena sekarang berbenturan dengan aturan, ke depannya mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan. Kami minta DPRD dorong Pasir Putih menjadi TWA, jangan sampai nanti terus-terusan menjadi permasalahan,” katanya. (des)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *