Karya Tiktik Kartika Ketika malam mulai merangkakMenuju kegelapanBayanganmu menggelayut di pelupuk matakuMengombang-ambingkan kehangatan jiwaku Kau…
PUISI Rudianto
SAAT KERETA MULAI BERGERAK Pintu kereta mulai ditutup rapatBising suara mesin lokomotif tidak tembus ke…
Puisi Stephanus Nugraha W.
KAU Ombak bergulum-gulumHawamu menenangkan hatiSuaramu indahMembuat hatiku yang kosong menjadi terisi Di saat itu aku…
PUISI Emy Salma Widianti
RINDU Rangkaian kenangan terlintas dalam benakkuIndahnya senyum dan tawamuNampak samar-samar, dan perlahan mulai pudarDiri ini…
Puisi Tiktik Kartika
KALAKAY GUPAY Hoyong nemonan saliraNgoconan kecap ku pangogoNgalendean wanciBari sakali-kalieun milah-milah polahTuluy diuntun jadi warnaning…
PUISI Suheryana
CATATAN SENJA 1 Lorong waktu.Lorong-lorong kehidupan.Kadang terang cemerlang, gulita, atau temaram.Wajah-wajah cerah, kusut, kesal, marah,…
PUISI Suheryana Bae
SETENGAH ABAD CINTA 1 Menunggumuadalah menunggu abad yang berlaluaku memilih kopidi abad kekiniansebab seperti Kemaren…
Puisi-puisi Uun Nugraha
TENTANG Televisi berkisah padaku; Tentang pertambahan panjang jalan yang juga tinggi melewati pucuk pohon Tentang…
PUISI Eha R.
WANITA TIANG NEGARA Katanya wanita paling lemahKatanya wanita paling perasaanKatanya wanita lembut Wanita bagaikan bajaKeras…
MENATAP WAJAH LANGIT
Oleh Rudianto Tiba-tiba matahari menghubungiku lewat pesan singkat“Tolonglah aku!”“Aku membutuhkan bantuanmu.”“Singkirkanlah awan mendung dan mega-mega…