ZONALITERASI.ID – Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terpilih periode 2025-2030, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. menargetkan UPI menjadi universitas rujukan di Asia. Oleh karena itu, perlu ada kriteria yang harus dipenuhi, seperti QS World University Ranking dan Time Hire Education Rankings.
“UPI harus bertransformasi dari universitas yang menekankan ke pengajaran menjadi universitas yang menekankan pada riset kewirausahaan. Itu sudah tertuang pada rencana pembangunan jangka panjang UPI lima tahun ke depan,” kata Prof. Didi, di Gedung University Centre Kampus UPI Bumi Siliwangi, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Kamis, 15 Mei 2025.
Prof. Didi mengungkapkan, dia ingin UPI menjadi kampus yang berdampak bukan hanya dari sisi rekognisi internasional tapi juga bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dia pun akan lebih menekankan ke riset kemudian hilirisasi hasil-hasil riset.
“Kami mempunyai beberapa produk dan produk itu harus diperbanyak serta diperluas. Sehingga, suatu saat bisa diproduksi massal dan hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat,” terangnya.
Prof. Didi menuturkan, tantangan ke depan cukup berat, karena ada pergeseran pendanaan. Sebab, sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum tak lagi sama dengan yang lain, misalnya masalah tunjangan kinerja untuk dosen, UPI harus memenuhi sendiri.
Adapun untuk perguruan tinggi satuan kerja ditanggung oleh pemerintah.
“Jadi, kami tantangannya saat ini pertama dari riset harus bagus. Kemudian publikasi riset harus bagus, sekaligus kolaborasinya. Lalu, kami juga harus mencari uang sendiri dan memperhatikan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kami harus mempunyai peran yang multitasking,” ujarnya.
Profil Prof. Didi Sukyadi
Prof. Didi Sukyadi lahir di Majalengka pada 9 Juni 1967. Dia adalah guru besar pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) UPI.
Latar belakang pendidikan yang ditempuh oleh Prof. Didi yaitu Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris FPBS IKIP Bandung (UPI), Magister Primary Education University of London, dan Doktor Linguistik dari Universitas Indonesia (UI).
Profil akademiknya dapat diakses melalui berbagai platform, seperti google scholar, scopus, Sinta, dan Orcid ID yang membuktikan kontribusinya yang signifikan sehingga menerima penghargaan di bidang Artificial Intelligence (AI) Education for teachers pada 2024 dari Macquaire University.
Sebelum terpilih jadi Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UPI.
Prof. Didi membawa visi strategis, yaitu “Membangun Ekosistem Pendidikan Masa Depan untuk mewujudkan UPI sebagai universitas riset dan kewirausahaan rujukan di Asia pada tahun 2030”.
Prof. Didi memiliki pengalaman luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Selain itu, dia terlibat dalam forum-forum internasional. Keterlibatannya dalam strategi pendidikan dan pengajaran yang berfokus pada reformasi, inovasi, kompetensi, sosialisasi, dan akreditasi diakui secara internasional. (des)***





