ZONALITERASI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, mengatakan, meskipun istilah mengalami perubahan, secara umum mekanisme Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 tidak jauh berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Semua proses pendaftaran akan dilaksanakan secara online melalui sistem resmi Disdik Jabar,” kata Deden dalam keterangan resmi dari Disdik Jabar, dilansir Sabtu, 17 Mei 2025.
Melalui SPMB, calon murid bisa mendaftar ke sekolah tujuan melalui beberapa jalur.
Di SPMB Jabar 2025 ini, ada empat jalur yang dibuka yakni domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi akademik atau non akademik untuk pendaftar ke SMA dan SMK.
Adapun untuk pendaftar SLB tidak harus melalui jalur tertentu karena menyesuaikan dengan hasil assesment.
Berikut persyaratan masuk SPMB 2025 jenjang SMA dan SMK
Persyaratan Masuk SPMB 2025 Jenjang SMA dan SMK
Syarat Umum
– Usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2025
– Telah lulus dari kelas 9 SMP atau sederajat
Syarat Khusus SMK
– Dapat diberlakukan syarat tambahan sesuai program keahlian yang dipilih
Jalur Masuk SPMB Jabar 2025
Jalur Domisili
Diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal di wilayah administratif sekolah. Syaratnya meliputi:
– Kartu Keluarga terbit minimal 1 tahun sebelum pendaftaran
– Nama orang tua/wali harus konsisten di KK, rapor/ijazah, dan akta kelahiran
– Dalam kondisi khusus (bencana), KK bisa digantikan dengan
– Surat Keterangan Domisili resmi
Jalur Afirmasi
Ditujukan untuk keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas. Dokumen yang wajib disertakan:
– Kartu peserta program penanganan keluarga tidak mampu (bukan SKTM)
– Kartu Disabilitas atau surat keterangan dokter (bagi difabel)
Jalur Prestasi
Untuk murid yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik. Dokumen yang dibutuhkan:
– Nilai rapor lima semester terakhir
– Sertifikat lomba atau bukti kepemimpinan organisasi Prestasi harus dibuktikan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir
Jalur Mutasi
Diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah karena tugas orang tua atau anak guru.
Persyaratannya:
– Surat penugasan resmi dari instansi tempat orang tua bekerja
– Surat pindah domisili dari pejabat berwenang
– Surat penugasan tidak lebih dari satu tahun sebelum pendaftaran Untuk anak guru, wajib melampirkan surat penugasan mengajar dan Kartu Keluarga
Jadwal SPMB Jabar 2025 SMA dan SMK
Berikut jadwal SPMB Jabar 2025 SMA dan SMK selengkapnya:
Tahap 1
Jalur domisili, afirmasi, dan mutasi
– Pendaftaran dan verifikasi dokumen SPMB: 10-16 Juni 2025
– Masa sanggah verifikasi: 10-17 Juni 2025
– Rapat Dewan Guru penetapan hasil seleksi tahap 1: 18 Juni 2025
– Koordinasi satuan pendidikan dengan cabang dinas: 18 Juni 2025
– Rapat koordinasi penyaluran KETM yang tidak lolos seleksi: 18 Juni 2025
– Pengumuman hasil SPMB tahap 1: 19 Juni 2025
– Daftar ulang SPMB tahap 1: 20-23 Juni 2025
Tahap 2
Jalur prestasi akademik dan non-akademik
– Pendaftaran dan verifikasi dokumen SPMB: 24 Juni-01 Juli 2025
– Masa sanggah verifikasi: 24 Juni-2 Juli 2025
– Tes minat bakat program/bidang keahlian (SMK): 2-7 Juli 2025
– Uji kompetensi prestasi (SMA): 2-7 Juli 2025
– Rapat Dewan Guru penetapan hasil seleksi tahap 2: 8 Juli 2025
– Pengumuman hasil SPMB tahap 2: 9 Juli 2025
– Daftar ulang SPMB tahap 2: 10-11 Juli 2025
“SPMB 2025 merupakan sistem baru yang menggantikan PPDB di Jawa Barat. Sistem ini memperkenalkan pembaruan pada terminologi dan mekanisme seleksi murid baru, dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kondisi sosial dan pemerataan pendidikan,” ujar Deden.
Sosialisasi SPMB Jabar 2025
Sementara itu, Disdik Jabar mulai menggulirkan SPMB tahun ajaran 2025/2026 sejak pekan ini. Sosialisasi ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat memahami alur pendaftaran hingga perubahan istilah yang berlaku.
Plt. Kepala Disdik Jabar, Deden Saepul Hidayat, mengatakan, sosialisasi tahap awal dilakukan di lingkup internal. Fokus utamanya adalah kesiapan sistem digital dan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung pendaftaran daring.
Setelah tahap internal, sosialisasi SPMB 2025 diperluas ke eksternal. Ini mencakup lingkungan sekolah, guru, orang tua, siswa, dan stakeholder pendidikan lainnya. Disdik Jabar memanfaatkan kanal digital seperti media sosial untuk menjangkau publik secara lebih luas.
“Kami kejar agar pekan ini sosialisasi bisa mulai merata. Jika terlambat, waktunya terlalu sempit,” ujar Deden.
Ia menambahkan, tahapan ini menjadi langkah awal menjelang pelaksanaan kick-off SPMB Jawa Barat 2025 yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
“Informasi lengkap terkait jadwal dan alur pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi dan media sosial Disdik Jabar,” imbuh Deden. ***





