Ketua DPRD Pangandaran: Perlu Reformasi Sistem Penarikan Tiket Masuk ke Objek Wisata

466516905
Kawasan pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran. Retribusi wisata Pangandaran masih menyisakan celah yang memungkinkan terjadinya kebocoran. (Foto: Istimewa)

ZONALITERASI.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan, retribusi wisata Pangandaran masih menyisakan celah yang memungkinkan terjadinya kebocoran. Untuk itu, sistem penarikan tiket masuk ke objek wisata perlu direformasi secara menyeluruh.

“Salah satu langkah krusial yang perlu segera dilakukan adalah digitalisasi sistem penarikan retribusi di kawasan wisata. Itu dilakukan untuk menunjang optimalisasi pendapatan daerah,” kata Asep, Selasa, 27 Mei 2025.

Asep menuturkan, untuk meminimalisir kebocoran retribusi wisata, diperlukan pengawasan ketat terhadap pendapatan dari sektor ini.

Selain sistemnya yang diperbaiki, juga perlu pengawasan terhadap sumber daya manusianya (petugas retribusi).

Asep menyarankan agar dilakukan rotasi rutin terhadap petugas retribusi guna memastikan integritas dan akuntabilitas mereka tetap terjaga.

“Strategi ini juga efektif dalam meminimalkan potensi penyalahgunaan wewenang,” tandasnya.

Asep juga menyoroti perlunya pengawasan intensif pada waktu-waktu tertentu, khususnya saat libur panjang atau hari besar nasional.

Ia menambahkan, pengawasan berkala pada momen-momen seperti itu sebagai langkah preventif yang dapat memperkuat sistem kontrol dan akuntabilitas.

“Aspek tata kelola pendapatan masih perlu dibenahi secara serius. Dalam situasi fiskal yang menuntut efisiensi, semua program pemerintah harus diarahkan untuk memperkuat sisi pendapatan,” pungkas Asep. ***