ZONALITERASI.ID – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Sidang Pleno Terbuka Pelantikan Rektor UPI periode 2025-2030, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., pada Senin, 16 Juni 2025. Pelantikan berlangsung di Gedung Achmad Sanusi UPI, Jalan Dr. Setiabudi 229 Bandung.
Prof. Didi Sukyadi menggantikan Rektor UPI periode 2020-2025, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd, M.A..
Sebelumnya, Prof. Didi Sukyadi ditetapkan sebagai Rektor terpilih UPI pada Sidang Pleno MWA, di Gedung University Centre UPI, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, pada Kamis, 15 Mei 2025.
Saat pelantikan Prof. Didi Sukyadi sebagai Rektor UPI 2025-2030, hadir Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T, M.Eng.; Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian; dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si..
Lalu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan; Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa; Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung; Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan; Walikota Bandung, Muhammad Farhan; Deputy Head of Mission of the Embassy of the Republic of Korea in Indonesia, Park Soo-Deok; dan tamu undangan lainnya.
Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, mengungkapkan, pada masa kepemimpinannya, ia menargetkan UPI menjadi salah satu perguruan tinggi rujukan di Asia.
“Kami berharap upaya ini berhasil. Sudah dirancang sejumlah aksi untuk meningkatkan performa dan gengsi UPI sampai tingkat internasional,” kata Prof. Didi, usai pelantikan.
Ia menuturkan, pendidikan di UPI ditekankan sesuai perkembangan zaman. Lulusan UPI harus aplikatif pada berbagai bidang pekerjaan, sehingga daya kompetisinya tinggi.
Menyinggung Uang Kuliah Tunggal (UKT), Prof. Didi menegaskan, UPI menerapkan kebijakan jangan sampai ada mahasiswa kurang mampu putus kuliah hanya karena terbentur keuangan.
“Sudah disusun solusi untuk menghadapi mahasiswa kurang mampu jika kondisinya memang nyata. Aspek kejujuran ditekankan,” ujarnya.
Sementara saat menyampaikan pidato pelantikan Rektor UPI masa bakti 2025-2030, Prof. Didi menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi peletakan landasan untuk kemajuan UPI yang telah dilakukan oleh Rektor UPI masa bakti 2020-2025.
Kata Prof. Didi, ia berkomitmen untuk menjadikan UPI sebagai institusi yang bermartabat, terkognisi secara global, dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Dengan bergotong royong, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, silih asah, silih asih, dan silih asuh dalam atmosfer kampus yang ilmiah, edukatif, dan religius dengan memegang teguh jati diri kependidikan, insyaAllah segala tantangan akan dapat kita hadapi bersama dan UPI yang gemilang dapat kita wujudkan,” ucapnya.
Pada kesempatan sama, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., Rektor UPI periode 2020-2025, mengajak seluruh civitas akademika UPI untuk memahami dan memaknai kegiatan pemilihan rektor ini sebagai momentum untuk memperbarui UPI di masa depan.
“Mari kita satukan langkah dan perjuangan dalam membangun UPI. Tantangan dan tugas kita dalam membangun UPI ke depan akan lebih berat, pembangunan IT sejenis AI semakin pesat dan perubahan kehidupan terus terjadi dengan tidak terprediksi. Namun, kita tidak usah khawatir karena setiap zaman ada orangnya dan setiap orang ada zamannya. Kita yakin bahwa Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. akan mampu membuat UPI lebih berprestasi lagi, mari kita dukung sepenuhnya program beliau,” ujarnya.
Ketua MWA UPI, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Nanan Soekarna, menyampaikan ucapan terima kasih atas capaian Rektor UPI periode 2020-2025 dengan persentase 93,88% indikator strategis Renstra telah tercapai dengan baik, mulai dari transformasi tridharma, hilirisasi riset, hingga tata kelola yang akuntabel.
“Kami percaya bahwa Saudara (Rektor UPI periode 2025-2030) akan meneruskan capaian yang telah dirintis, menyelesaikan program-program strategis yang belum tuntas, dan memimpin universitas menuju visi besar UPI sebagai pelopor dan unggul di Asia. Ini termasuk mendorong program UPI Metamesta dan Metaverse Education, meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) nasional, serta mengintegrasikan prinsip Asta Cita dan SDGs dalam setiap langkah tridharma,” katanya.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan, di tengah perubahan global dan tuntutan reformasi sistem pendidikan yang semakin kompleks, UPI harus mempertahankan reformasi akademik dan membuktikan UPI mampu menjadi poros transformasi pendidikan nasional.
“UPI sebagai kampus pendidikan harus menjadi yang terdepan dalam menjawab tantangan tersebut,” tutupnya.
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Prof. Khairul Munadi, mengatakan, pelantikan Rektor UPI merupakan sebuah momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan akademik dan penguatan universitas yang kita cintai.
“Kami sangat yakin UPI akan terus tumbuh sebagai pusat keunggulan akademik yang inovatif, inklusif, dan berdampak,” katanya. (des)***





