ZONALITERASI.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menetapkan sembilan anggota Dewan Pers untuk periode 2025-2028.
Penetapan ini dilakukan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 16/M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pers.
Dalam susunan kepengurusan yang baru, tokoh intelektual nasional, Komaruddin Hidayat, ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pers.
Ia akan didampingi oleh Totok Suryanto sebagai Wakil Ketua.
Berikut susunan kepengurusan Dewan Pers 2025-2028
Ketua: Komaruddin Hidayat
Wakil Ketua: Totok Suryanto
Ketua Pengaduan dan Penegakan Etik: Muhammad Jazuli (IJTI)
Ketua Komisi Hukum: Abdul Manan
Ketua Komisi Pendataan: Yogi
Ketua Komis Hubla: Niken W.
Ketua Komisi Digital: Dahlan Dahi
Ketua Komisi Pendidikan: Busyro Muqoddas
Ketua Komisi Komuninasi: Maha Eka
Acara serah terima jabatan dari keanggotaan Dewan Pers periode 2022-2025 kepada anggota baru dilaksanakan pada Rabu, 14 Mei 2025, siang, di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Acara ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, serta perwakilan dari berbagai lembaga negara, kementerian, organisasi pers, dan perusahaan media nasional.
Profil Komaruddin Hidayat
Komaruddin Hidayat dikenal sebagai tokoh akademisi, penulis, dan pemikir Islam moderat. Kini, ia mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pers periode 2025–2028.
Komaruddin lahir di Muntilan, Jawa Tengah, pada 18 Oktober 1953. Ia menempuh pendidikan awal di Pesantren Modern Pabelan dan Pesantren Islam Al Iman. Kemudian melanjutkan studi hingga meraih gelar doktor bidang Filsafat Barat dari Middle East Technical University, Ankara, Turki.
Rekam Jejak Akademik dan Profesional Komaruddin Hidayat
– Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2006–2015)
– Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) (2019–2024)
– Ketua Panitia Pengawas Pemilu 2004
Komarudin juga dikenal dengan sejumlah buku yang mengulas agama dan filsafat dengan pendekatan rasional-humanistik, di antaranya Memahami Bahasa Agama, Tuhan Begitu Dekat, Menafsirkan Kehendak Tuhan, dan lainnya.
Selain itu, Komarudin juga menjadi peneliti tetap di Yayasan Wakaf Paramadina dan anggota dewan redaksi Jurnal Keislaman. ***





