Memperkuat Fondasi Kesehatan Emosional Anak lewat Musik

059822200 1759843239 WhatsApp Image 2025 10 07 at 20.08.47
Psikolog klinis, Analisa Widyaningrum, (Foto: Liputan6.com).

ZONALITERASI.IDBonding atau membentuk ikatan emosional antara orang tua dan anak adalah hal penting. Bonding yang baik dapat membangun fondasi kesehatan emosional anak.

“Meluangkan sedikit waktu fokus bersama anak sudah cukup untuk mempererat intimasi dan membangun rasa aman. Kita bisa mulai dengan aktivitas sederhana seperti bermain, bercerita, atau musik yang menjadi sarana efektif memperkuat kedekatan dengan anak,” jelas psikolog klinis, Analisa Widyaningrum, dilansir dari laman Liputan6.com, Sabtu, 10 Januari 2026.

Widyaningrum menuturkan, momen kebersamaan yang terjaga secara rutin akan melampaui sekadar bonding, karena bukan hanya menciptakan kenangan indah tetapi juga menumbuhkan keseimbangan emosional serta memperkuat ikatan keluarga. Salah satu cara bonding dengan anak adalah bermain musik dan bernyanyi bersama.

Dibingkai dengan musik, hubungan orang tua dan anak bisa semakin kaya karena anak dapat melatih kognitif, mengasah motorik, sekaligus belajar berekspresi, mengelola emosi, dan menumbuhkan percaya diri.

Lalu, dipadukan dengan aktivitas kreatif lainnya, kebersamaan ini menghadirkan pengalaman hangat yang berdampak nyata bagi tumbuh kembang anak.

Seperti yang dilakukan Angga Puradiredja, vokalis Maliq & D’Essentials. Dia melihat perannya sebagai ayah sekaligus musisi berjalan beriringan.

“Sebagai ayah, saya berusaha meluangkan waktu mengikuti minat anak, termasuk ketika mereka tertarik pada musik. Namun sebagai musisi, saya sadar musik hanyalah titik awal, sehingga perlu dikemas dengan permainan atau aktivitas kreatif lain agar tidak membosankan,” kata Angga.

“Dari situlah saya belajar bahwa momen sederhana justru bisa mempererat kedekatan, dan bagi kami musik hanyalah salah satu jembatan untuk menciptakan kebersamaan,” sambungnya.

Mempererat ikatan emosional dengan orang tua melalui musik juga dilakukan dalam keluarga penyanyi cilik, Quinn Salman.

“Salah satu memori yang paling berkesan buat aku dan keluargaku adalah bercerita. Hampir setiap waktu kami selalu sempatkan bercerita dan berdiskusi tentang apapun termasuk berkaitan dengan musik mulai dari pemilihan nada, pembuatan lirik hingga etika dan cara aku berbicara saat tampil diatas panggung,” katanya.

“Buat aku, momen kebersamaan ini sangat istimewa karena selalu ada orang tua yang mendampingi, memberi ruang untuk berkembang dan menjadi support system yang sangat kuat,” tambah Quinn.

Perjalanan Quinn membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi pintu bagi anak untuk bertumbuh. (haf)***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *