Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Pembekalan PPAS 2025, Siapkan Lulusan Akuntabel dan Pelaporan yang Profesional

WhatsApp Image 2025 05 17 at 12.11.03 scaled
Prodi Akuntansi Syariah FEBI UIN Bandung menggelar Pembekalan Praktikum Profesi Akuntansi Syariah (PPAS) 2025, di Aula FEBI, Kampus II, Jumat, 16 Mei 2025. (Foto: Dok. UIN Bandung)

ZONALITERASI.ID – Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pembekalan Praktikum Profesi Akuntansi Syariah (PPAS) 2025, di Aula FEBI, Kampus II, Jumat, 16 Mei 2025.

Pembekalan PPAS bertujuan menyiapkan lulusan berkualitas, terserap instansi yang akuntabel dan pelaporan yang profesional.

Kegiatan yang diikuti seluruh mahasiswa Akuntansi Syariah semester VI ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FEBI, Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy., CIIQA., CIELP, mewakili Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag.

Saat menyampaikan sambutan, Wakil Dekan I FEBI, Iwan Setiawan, menekankan pentingnya pendidikan tinggi dalam membekali mahasiswa dengan dasar ilmiah dan keterampilan sesuai bidang keahlian.

Berdasarkan UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pendidikan program sarjana diarahkan untuk menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang keahlian tertentu, sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya.

Di samping itu, mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama.

Sejalan dengan oreintasi pendidikan tinggi tersebut, pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung adalah untuk menyiapkan para mahasiswa agar memiliki kemampuan akademik dalam bidang akuntansi syariah yang kompeten dan profesional.

“Karena itu, diperlukan pembekalan dan pengenalan pengetahuan tentang seluruh aspek yang berkaitan dengan Akuntansi Syariah, termasuk di dalamnya aplikasi Syariah pada sistem Profesi Akuntansi Syariah di Indonesia,” tuturnya.

Iwan mengungkapkan, salah satu tujuan dari Jurusan Akuntansi Syariah adalah membentuk muslim yang memiliki keahlian dalam bidang Akuntansi Syariah yang profesional, memiliki kemampuan teoritis dan keterampilan di bidang Akuntansi.

“Untuk tujuan tersebut diperlukan adanya kegiatan praktikum profesi yang terencana dan terarah di luar kegiatan perkuliahan berupa Praktikum Profesi Akuntansi Syariah (PPAS), yang langsung memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dan menunjang kegiatan belajar mengajar di luar kelas,” jelasnya.

“Praktikum Profesi Akuntansi Syariah (PPAS) menjadi salah satu jenis praktikum yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” imbuh Iwan.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM, didampingi oleh Sekretaris Prodi, Fithri Dzikrayah, S.E., M.E., menjelaskan, kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama dalam membentuk muslim yang memiliki keahlian dalam bidang akuntansi syariah yang profesional, memiliki kemampuan teoritis dan keterampilan di bidang akuntansi.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini untuk menyiapkan para mahasiswa agar memiliki kemampuan akademik dalam bidang syariah dan hukum yang kompeten dan profesional. Karena itu, diperlukan pembekalan dan pengenalan pengetahuan tentang seluruh aspek yang berkaitan dengan akuntansi syariah, termasuk di dalamnya aplikasi syariah pada sistem profesi akuntansi syariah di Indonesia,” ujarnya. (des)***