ZONALITERASI.ID – Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Dr. Herawati, M.A., mengatakan, sampai dengan saat ini Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif telah diikuti oleh lebih dari 81.000 penutur bahasa Indonesia di Jawa Barat.
“Dari jumlah tersebut, sekitar 75.000 peserta adalah siswa dan mahasiswa,” kata Herawati, saat koordinasi dengan pemangku kepentingan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XIII Provinsi Jawa Barat untuk pelaksanaan UKBI Adaptif siswa SMA/SMK di Kabupaten Ciamis, pada Rabu, 11 Juni 2025, Acara berlangsung di SMAN 2 Ciamis, Jalan K.H. Ahmad Dahlan No. 2 Ciamis.
Pada acara yang diikuti oleh 30 guru dari MGMP Bahasa Indonesia SLB, SMA, dan SMK di Kabupaten Ciamis itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat datang bersama tim UKBI.
Selain beraudiensi dan berkoordinasi, dalam kesempatan ini tim kerja UKBI juga bersosialisasi dan berdiskusi dengan para peserta tentang pelaksanaan UKBI Adaptif.
Pimpinan KCD Wilayah XIII yang diwakili oleh Kepala SMAN 2 Ciamis, Ade Sudrajat, M.Pd., menyambut baik adanya UKBI sebagai salah satu upaya dalam memartabatkan bahasa Indonesia.
“Sebagai tindak lanjut dari koordinasi ini, pimpinan KCD Wilayah XIII Jabar, akan membuat surat edaran ke SMA/SMK di Kabupaten Ciamis agar melaksanakan UKBI untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia siswa didiknya,” katanya.
Sebagai informasi, untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia atau mengetahui tingkat literasi membaca siswa, dilakukan melalui UKBI Adaftif.
“Silakan ukur kemahiran berbahasa Indonesia siswa melalui UKBI Adaptif secara gratis. UKBI Adaptif dapat menjadi tolok ukur tingkat literasi membaca siswa,” tulis keterangan yang disampaikan Balai Bahasa Jabar.
“Pendaftaran dan pelaksanaan UKBI Adaptif dilaksanakan secara daring di ukbi.kemendikdasmen.go.id. Tutorial cara pendaftaran peserta UKBI Adaptif pelajar dapat dilihat di kanal YouTube Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat,” sambungnya. (des)***
Sumber: Balai Bahasa Jabar





