UIN Bandung Wisuda 1.500 Lulusan, Rektor: Jadilah Alumni yang Cerdas Spiritual dan Tangguh Digital

21af33fd 871a 436f 8863 ad4dfbc243b7
Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar, menyampaikan orasi ilmiah saat wisuda ke-106, di Aula Anwar Musadad, Jalan A.H. Nasution Bandung, Sabtu, 14 Februari 2026, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar wisuda ke-106, di Aula Anwar Musadad, Jalan A.H. Nasution Bandung, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam wisuda yang mengangkat tema “Cerdas Spiritual, Tangguh Digital” itu diwisuda sebanyak 1.500 lulusan yang berasal dari 9 Fakultas dan Pascasarjana.

Rinciannya, Fakultas Ushuluddin (146 orang), Tarbiyah dan Keguruan (330), Syariah dan Hukum (192), Dakwah dan Komunikasi (247), Adab Humaniora (80), Psikologi (58), Sains dan Teknologi (127), Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (69), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (153). Adapun untuk Passcasarjana terdiri dari Program Magister (83) dan Program Doktor (15 orang).

Dalam orasi ilmiahnya, Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar, berpesan agar para wisudawan tidak cepat berpuas diri dengan gelar yang baru saja diraih.

“Wisuda bukanlah titik akhir dari proses pencarian ilmu, tetapi menjadi gerbang awal bagi lulusan untuk membuktikan kualitas diri di masyarakat. Ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan merupakan ilmu dasar yang harus terus dikembangkan,” kata Prof. Rosihon.

Dia menyoroti pentingnya penguasaan soft skills, kemampuan adaptasi, dan inovasi sebagai modal utama menghadapi masa depan yang dinamis.

“Jangan berhenti belajar. Apa yang saudara dapatkan di kampus adalah dasar, selanjutnya saudara harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarnya.

Prof. Rosihon menjelaskan, UIN Bandung berkomitmen melahirkan alumni yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Lulusan diharapkan memiliki akhlakul karimah sebagai fondasi karakter.

Selain itu, untuk era kini, lulusan juga harus tangguh digital.

“Di era transformasi teknologi, kompetensi digital menjadi kompetensi utama yang harus dikuasai untuk mampu bersaing secara global,” ucapnya.

Prof. Rosihon berpesan agar para alumni senantiasa menjaga integritas dan nama baik almamater. Dia berharap lulusan UIN Bandung mampu menjadi “duta-duta” yang membawa wajah Islam yang moderat, damai, dan santun di tengah masyarakat.

“Gunakan ilmu untuk kebaikan. Jadilah suri tauladan yang membawa kesejukan dan pesan-pesan Islam yang moderat,” ucapnya.

Menutup pidatonya, suasana berubah menjadi haru saat Prof. Rosihon mengingatkan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak lepas dari ridla dan doa orang tua. Dia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orangtua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Keberhasilan ini adalah berkat doa orang tua saudara. Kami berterima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada UIN Bandung,” pungkasnya

Alumnus Prodi Teknik Informatika Raih Adidjati Utama

Wakil Rektor I UIN Bandung, Prof. Dadan Rusmana, dari 1.500 lulusan yang diwisuda,
ada beberapa wisudawan yang meraih prestasi membanggakan. Mereka yaitu 10 Hafizh Quran 30 juz yang berasal dari Fakultas Ushuluddin (4 orang), Adab dan Humaniora (1), Dakwah dan Komunikasi (3), Psikologi (1), serta Fakultas Sains dan Teknologi (1 orang).

Lalu, 65 lulusan mencapai IPK tertinggi dengan pujian, mulai IPK terendah 3,71 sampai tertinggi 3,96.

Selanjutnya, wisudawan yang mendapatkan penghargaan Adijati Utama adalah Abdullah Azzam (alumni Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi).

“Abdullah Azzam layak mendapatkan beasiswa lanjut studi selama 4 semester di Pascasarjana UIN Bandung,” kata Prof. Dadan. (des)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *