ZONALITERASI.ID – Wakil Bupati (Wabup) Pangandaran, H. Ujang Endin Indrawan, menerima Tim Percepatan Eliminasi Malaria pada Wilayah Lintas Batas Provinsi, di Aula SetDa Kabupaten Pangandaran, Selasa (9/11/2021).
Hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi, Sekretaris Daerah Drs. H. Kusdiana, M.M., Plt. Kadis Kesehatan, dan Koordinator Percepantan Eliminasi Malaria.
Eliminasi malaria merupakan upaya untuk menghentikan penularan malaria setempat dalam satu wilayah geografis tertentu. Itu bukan berarti tidak ada kasus malaria impor serta sudah tidak ada vektor malaria di wilayah tersebut. Sehingga, tetap dibutuhkan kewaspadaan untuk mencegah penularan kembali.
Kementerian Kesehatan RI memiliki target eliminasi malaria sepenuhnya pada tahun 2030. Pencapaian eliminasi malaria dilakukan secara bertahap. Tahapan-tahapan untuk mencapai target tersebut yaitu: kasus terakhir penularan setempat pada tahun 2025, semua provinsi mencapai eliminasi malaria pada tahun 2028, dan Indonesia mencapai eliminasi pada 2030.
Menurut Wabup, Pangandaran sebagai tujuan wisata harus terbebas dari segala macam pandemi karena itu akan berimbas pada kunjungan wisatawan.
“Pangandaran merupakan salah satu daerah tujuan wisata tentu saja harus aman dari berbagai macam pandemi. Ini akan berpengaruh terhadap kunjungan wisata,” ujarnya.
Untuk mempercepat eliminasi malaria di Kabupaten Pangandaran, lanjut Wabup, berbagai upaya harus dilaksanakan. Salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat secara terus menerus.
“Percepatan eliminasi malaria, tujuannya agar Pangandaran ini betul-betul terbebas dari penyakit malaria. Salah satu caranya adalah dengan sosialisai percepatan malaria itu sendiri. Maka diperlukan kerja sama seluruh tim. Sehingga, apa yang diharapkan tim percepatan eliminasi malaria dapat tercapai secara maksimal sehingga pangandaran ini terbebas malaria,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi, mengharapkan agar pangandaran terbebas malaria secara menyeluruh.
“Saya harapkan pangandaran di tahun 2022 sudah eliminasi malaria, tidak ada lagi malaria,” katanya. ***





