ZONALITERASI.ID – SMAN 2 Lembang, Kabupaten Bandung Barat memberangkatkan 3 siswa dan 1 guru untuk menjalani ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.
Keempat penerima beasiswa umrah ini dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Juni 2026.
Adapun seleksi untuk menetapkan penerima beasiswa umrah digelar dalam acara puncak Munaqosah Atikan ka Mekkah (Mustika), di Kampus SMAN 2 Lembang, Jalan Maribaya 68, Selasa, 12 Mei 2026.
Keempat penerima beasiswa umrah dipilih melalui tahapan yang komprehensif, mulai dari wawancara hingga tes hafalan Alquran (munaqosah).
Penerima beasiswa dari kalangan guru dan tenaga kependidikan (GTK) diraih oleh Fauziyyah Nurjannah. Sedangkan 3 siswa yang berhasil lolos seleksi adalah Frida Amaliya (Kelas XI F-4), Azkia Zahratun Nisa (Kelas XI F-8), dan Suci Dwiyantini (Kelas XII F-7).
Kepala SMAN 2 Lembang, Anni Kristanti Yunandami menjelaskan, program Mustika bertema “Menghafal dengan Hati, Melangkah dengan Iman” ini merupakan bentuk apresiasi bagi para penghafal Alquran. Sumber pendanaannya sendiri berasal dari gerakan kemanusiaan siswa “Infak Seribu Menuju Umrah”.
“Kegiatan ini berasal dari kalian untuk kalian. Melalui proses seleksi hafalan yang panjang, hari ini menjadi titik puncak. Terima kasih atas dukungan komite, guru, dan Dinas Pendidikan. Semoga tahun depan jumlah peserta bisa bertambah,” ujarnya.
Anni berharap, program Mustika menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak.
“Kami berkomitmen menjadikan program beasiswa umrah berbasis hafalan Alquran ini sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Guru penerima beasiswa, Fauziyyah Nurjannah, mengaku sangat bersyukur dan terharu atas kesempatan tersebut. Dia mengungkapkan, telah mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas ibadah untuk memantaskan diri menuju Baitullah.
“Hikmah luar biasa bagi saya adalah dukungan dari teman-teman guru dan siswa. Ternyata mereka sangat perhatian dan memberikan semangat yang luar biasa. Selain itu, saya akan mendoakan kebaikan bagi anak-anak didik agar mereka semakin berprestasi, baik akhlak maupun ibadahnya,” ungkapnya.
Rasa bahagia juga disampaikan oleh siswa penerima beasiswa, Frida Amaliya. Meski sempat merasa minder saat proses pengumuman, dia bersyukur bisa terpilih dan berjanji akan menjaga hafalan Alquran.
“Terima kasih teman-teman atas infak hariannya. Saya akan mendoakan agar teman-teman semua sukses masuk ke PTN yang diinginkan,” ucapnya.
Azkia Zahratun Nisa, menuturkan, awalnya dirinya hanya coba-coba untuk mengikuti program Mustika. Namun, ternyata dia bisa sampai tahap ini.
“Terus terang saya sangat bahagia. Rasanya campur aduk, senang sekali dan sampai menangis. Saya akan berdoa buat orang tua dan juga teman-teman biar bisa nyusul serta diterima di PTN impian,” ungkapnya.
Sedangkan Suci Dwiyantini menekankan pentingnya persiapan kualitas ibadah dan kesehatan fisik sebelum keberangkatan.
“Yang paling utama disiapkan adalah kesehatan dan meningkatkan kualitas ibadah agar di sana nanti bisa maksimal. Doa saya, semoga guru-guru dan teman-teman juga dapat kesempatan yang sama berangkat ke Tanah Suci,” ucapnya. (des)***
Sumber: Disdik Jabar











