ZONALITERASI.ID – Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang mencakup berbagai aspek dan tiga keterampilan berbahasa lainnya.
Keterampilan menulis tidak memandang harus siapa dan dari mana orang tersebut berasal. Menulis adalah dunia tanpa batas. Siapa pun dia, mempunyai hak untuk menulis.
Dengan menulis, rekaman peristiwa, ide kreatif, hingga daya imajinasi seseorang dapat terdekspresikan.
Asian Women Writers Association (AWWA) merupakan komunitas literasi yang anggotanya para wanita dengan berbagai profesi dan asal daerah. Bahkan, ada juga yang berasal dari negara-negara di ASIA seperti Brunei Darusallam, Malaysia, Thailand, Singapura, dan lain sebagainya. AWWA menjadi wadah para wanita dalam mengekspresikan diri melalui tulisan.
Sudah lima tahun AWWA berdiri dengan dikomandani oleh Dr. Senny Suzanna Alwasilah dan selama itu pula ada lima karya antologi yang telah dilahirkan, yaitu Rahim Puisi, Selendang Mayang, Sketsa Wajah Ibu, Tualang dan Perlawatan, serta Mengeja Semesta.
Dengan penuh semangat dan kerinduan pada 11 Juni 2021, pukul 13.00 – 16.30 WIB, bertempat di Pecah Kopi (Batik Komar) Bandung, AWWA mengadakan syukuran secara sederhana dengan memerhatikan protokol kesehatan.
Ketua Pelaksana, Dra. Saftiyaningsih Ken Atik, MDs, mengatakan, walaupun syukuran AWWA kali ini sangat sederhana karena di tengah pandemi, namun, kegiatan AWWA ini dapat memupuk semangat berliterasi dan menjaga silaturahmi.
“Ke depannya, diharapkan pula potensi yang dimiliki para anggota AWWA semakin berkembang melalui kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh komunitas ini. Selain itu, kegiatan AWWA tidak hanya menekankan pada menulis saja tetapi juga ke kegiatan literasi lainnya seperti membaca puisi, monolog, dan sebagainya,” ujarnya.
Acara yang berlangsung selama tiga jam pun begitu semarak dengan penampilan beberapa anggota AWWA seperti Violetta Simatupang, Nurhayati Sulaeman, Maftuhah Boen, Fitriyati Rosyidah, dan Rosmala Dewi yang membacakan puisi-puisi dalam antologi AWWA. Bahkan koordinator acara Ratna Ayu Budhiarti dan Vinny Soemantri pun turut andil dengan membacakan puisi dan monolog.
Selain penampilan pembacaan puisi dan monolog, juga ada pembagian doorprize yang diberikan oleh Wardah dan Prodia Bandung bagi para anggota yang hadir.
Kehadiran AWWA menjadi bukti bahwa wanita dapat berkarya bahkan menjadi pemantik karya. (ika dahliawati)***











