Mahasiswa Pascasarjana UPI Raih Medali Emas KIWIE 2025 di KINTEX Korea Selatan

494a8eb5 345d 48d4 82a3 e0b09ae58d59
Tim mahasiswa Pascasarjana UPI yang tergabung dalam Earth Heroes berhasil meraih Medali Emas pada ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025, yang berlangsung di KINTEX, Korea Selatan, pada 22–24 Mei 2025, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tim mahasiswa Pascasarjana UPI yang tergabung dalam Earth Heroes berhasil meraih Medali Emas pada ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025, yang berlangsung di KINTEX, Korea Selatan, pada 22–24 Mei 2025.

Tim Earth Heroes beranggotakan:

1. Umi Sayidatus Zakiya – S2 Pendidikan IPA
2. Nurul Anggraini – S2 Pendidikan Bahasa Inggris
3. Ulfiyani – S2 Pendidikan Dasar
4. Cendy Carherine Manopo – S2 Pengembangan Kurikulum

“Dalam kompetisi internasional ini, tim UPI mempersembahkan karya inovatif berupa e-book interaktif ‘Earth Heroes: Live Green with Low Carbon’. E-book ini dirancang untuk mengedukasi dan menginspirasi anak-anak dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan serta memahami pentingnya praktik rendah karbon demi kelestarian lingkungan,” sebut keterangan dari Humas UPI, Senin, 11 Agustus 2025.

Gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap minimnya bahan ajar sekolah dasar, khususnya di Kota Bandung, yang membahas literasi lingkungan berkelanjutan. Materi Pendidikan Lingkungan Hidup umumnya hanya menitikberatkan pada pengelolaan sampah, tanpa membahas konsep penting seperti jejak karbon, polusi udara, efek rumah kaca, dan energi terbarukan.

Melalui pendekatan visual menarik, bahasa sederhana, dan fitur interaktif, Earth Heroes mengenalkan isu-isu tersebut agar lebih mudah dipahami oleh generasi muda.

“Capaian medali emas ini tidak hanya mengharumkan nama UPI, tetapi juga menjadi bukti bahwa inovasi berbasis pendidikan dan kepedulian lingkungan dapat bersaing di tingkat internasional. Keberhasilan ini diharapkan menginspirasi mahasiswa dan generasi muda untuk terus menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) merupakan ajang pameran dan kompetisi inovasi tingkat dunia khusus bagi penemu perempuan dan UMKM milik perempuan. Didukung oleh Korea Intellectual Property Office (KIPO) dan juga World Intellectual Property Organization (WIPO), KIWIE ke-18 tahun 2025 mempertemukan lebih dari 500 inovator dari lebih 30 negara untuk berbagi pengetahuan, mempelajari tren teknologi terbaru, dan mempromosikan karya inovatif.

Kegiatan ini juga menjadi panggung penghargaan bergengsi yang bertujuan meningkatkan prestise dan daya saing penemu perempuan di kancah global. (des)***