UPI Sambut 12.519 Mahasiswa Baru dalam MOKA-KU 2025, Rektor: Pintu Masuk Menuju Dunia Kampus yang Sarat Dinamika

7818faa1 ac54 4974 8aa3 e2f2152e842a
UPI resmi menyambut 12.519 mahasiswa baru melalui kegiatan MOKA-KU (Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum) 2025 yang digelar di Kampus Bumi Siliwangi dan kampus daerah UPI, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi menyambut 12.519 mahasiswa baru melalui kegiatan MOKA-KU (Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum) 2025 yang digelar di Kampus Bumi Siliwangi dan kampus daerah UPI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.390 mahasiswa hadir langsung dalam acara pembukaan di Gedung Gymnasium, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Senin, 25 Agustus 2025.

Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., mengatakan, MOKA-KU bukan hanya ajang penyambutan, tetapi pintu masuk menuju dunia kampus yang sarat dinamika.

“Melalui MOKA-KU, Anda akan mengenal nilai-nilai luhur universitas, menemukan kesempatan bergabung dengan organisasi mahasiswa, dan membangun pengalaman yang akan membentuk jati diri akademik. Di sinilah akan tertanam semangat kebangsaan, cinta pada almamater, dan tekad untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” kata Rektor, saat membuka MOKA-KU.

“UPI bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang untuk tumbuh, berkreasi, dan berkontribusi. Mahasiswa dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam karakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli pada masyarakat dan lingkungan,” sambungnya.

Rektor menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era digital, kecerdasan buatan, dan big data. Kompetensi, kreativitas, daya kritis, serta kepekaan sosial menjadi bekal utama bagi mahasiswa untuk menghadapi perubahan zaman.

Visi UPI sebagai “Universitas Pelopor dan Unggul (Leading and Outstanding)” ditegaskan kembali dalam kesempatan ini. Mahasiswa diharapkan mampu belajar secara sungguh-sungguh, mengasah keterampilan, serta membangun jejaring kolaboratif demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Keberhasilan di perguruan tinggi bukan hanya ditentukan oleh capaian akademik, melainkan ketika mahasiswa mampu menghadirkan karya, gagasan, dan kontribusi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Tidak Hanya Ditentukan oleh Nilai Akademik

Pada kesempatan sama Rektor mengungkapkan, keberhasilan di perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik. Keberhasilan sejati adalah ketika mampu menghadirkan karya, gagasan, dan kontribusi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Gelar sarjana bukan tujuan akhir, melainkan amanah besar untuk menjadi bagian dari solusi bangsa.

“Manfaatkanlah setiap kesempatan belajar di UPI dengan sepenuh hati. Jadilah pembelajar yang haus ilmu, bangun jejaring pertemanan yang luas, aktiflah dalam organisasi, dan asah kepekaan sosial. Biarkan pengalaman kalian di kampus ini melahirkan bukan hanya kecerdasan, tetapi juga kepedulian, kepemimpinan, dan keberanian untuk berinovasi,” terangnya.

“Jangan pernah takut mencoba, jangan ragu untuk gagal. Karena kampus adalah ruang terbaik untuk tumbuh, berlatih, dan menemukan jati diri. Kalian adalah generasi yang disiapkan untuk menghadapi tantangan besar abad ini. Sejak hari ini, tanamkan dalam diri semangat untuk selalu unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama,” pungkas Rektor. (des)***