Jelang Musim Libur Lebaran, DPRD Pangandaran Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata Citumang Green Valley

bSmLpuCD758XNVciyYqOHtJqsb29pvkBRv8JQvnZ
Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran melakukan peninjauan ke kawasan wisata Citumang Green Valley menjelang libur Lebaran, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran melakukan peninjauan ke destinasi wisata Citumang Green Valley, yang berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelolaan kawasan wisata yang memiliki fasilitas untuk body rafting ini dalam menghadapi melonjaknya jumlah wisatawan selama musim libur Lebaran.

Dalam peninjauan ke Citumang Green Valley, rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangandaran. Pada kesempatan sama hadir jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangandaran, Hendra Lesmana, mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan pengelola wisata dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung, terutama saat lonjakan wisatawan pada libur Lebaran.

“Para pelaku usaha wisata di kawasan Citumang perlu memastikan seluruh persyaratan administrasi usaha telah dipenuhi, termasuk perizinan dan standar usaha pariwisata,” kata Hendra, di sela peninjauan, baru-baru ini.

“Selain harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), pengelola juga harus memenuhi berbagai persyaratan lain hingga memperoleh sertifikat standar usaha dari pemerintah provinsi,” sambungnya.

Hendra juga menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) serta keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas wisata.

Itu sangat penting karena aktivitas body rafting memiliki risiko tertentu sehingga peralatan dan prosedur keselamatan harus dipastikan dalam kondisi optimal.

“Seluruh peralatan harus dipastikan aman sebelum digunakan, dan SOP harus dijalankan secara disiplin oleh pemandu wisata, ucapnya.

Dorong Peningkatan Kualitas Pemandu Wisata

Dalam peninjauan tersebut, Komisi II DPRD Pangandaran juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata, khususnya pemandu wisata.

Selain memahami prosedur keselamatan, para pemandu diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, termasuk kemampuan berbahasa asing untuk melayani wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara.

Komisi II juga mendorong pelaku usaha di kawasan Citumang untuk memperkuat kelembagaan usaha, misalnya melalui pembentukan badan usaha atau holding.

“Langkah ini, penting untuk meningkatkan profesionalitas pengelolaan wisata sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha,” tandasnya.

Hendra menambahkan, DPRD Pangandaran juga membuka peluang penguatan kerja sama antara Perum Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam pengembangan kawasan wisata tersebut.

“Kita berharap koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memastikan kawasan Citumang siap menyambut wisatawan selama libur Lebaran,” pungkasnya. ***