Gubernur Dedi Mulyadi: Laporkan Kecurangan SPMB Jabar 2026

1781048445 WhatsApp Image 2026 06 09 at 19.06.24 1
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, (Foto: Disdik Jabar).

ZONALITERASI.ID –  Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta warga ikut mengawasi penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dan melapor jika mendapati kecurangan dalam proses penerimaan murid baru.

Dia menekankan pentingnya warga menyertakan bukti dan data dalam laporan mengenai dugaan pelanggaran ketentuan mengenai penerimaan murid baru supaya pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bisa segera melakukan pemeriksaan.

“Di mana? Sebutin. Jangan isu, silakan sebutin. Siapa yang jual beli sebutin namanya, siapa gurunya, siapa pejabatnya, sebutin. Laporin aja. Ya laporin, proses hukum,” kata Dedi, di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa, 9 Juni 2026.

Tidak Panik

Dedi meminta masyarakat khususnya para orang tua yang akan memasukkan anak-anaknya ke bangku SMA/ SMK untuk tidak panik menghadapi proses SPMB.

Siswa yang belum diterima di sekolah mana pun jangan khawatir karena akan dilaksanakan SPMB tahap 1 dan 2. Siswa bisa memilih sekolah yang memiliki kuota belum terisi.

Pendaftaran SPMB tahap 1 dimulai pada 15 Juni 2026 hingga 19 Juni 2026. Adapun, pengumuman SPMB tahap 1 akan dilaksanakan pada 25 Juni 2026.

Apabila tetap masih ada juga siswa yang belum mendapatkan sekolah, maka bisa mendaftar ke SPMB tahap 2 yang dimulai pada 30 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026. Pengumuman SPMB tahap 2 akan berlangsung pada 10 Juli 2026.

“Masih punya waktu yang cukup untuk membenahi. Kita perbaiki,” ucap Dedi.

Dedi menegaskan pihaknya berkomitmen kuat untuk mewujudkan SPMB berjalan secara lancar. Sistem digital telah dioptimalkan agar tak ada kendala berarti hingga proses SPMB selesai. (des)***