ZONALITERASI.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat menggelar seleksi Pasanggiri Ngarang Carita Pondok (Carpon) untuk siswa jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bandung Barat dengan menggunakan moda dalam jaringan (daring), Selasa, 8 Februari 2022.
Pasanggiri dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun 2022. Kegiatan ini merupakan upaya untuk lebih menguatkan kecintaan dan kebanggaan siswa terhadap bahasa Sunda sebagai bahasa ibu sebagian besar siswa di Bandung Barat.
Kepala Disdik Bandung Barat, Asep Dendih, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh siswa yang menjadi peserta pasanggiri ngarang carpon. Ia merasa bangga karena masih banyak siswa yang memiliki kebanggaan berbahasa Sunda.
Indikatornya mereka mau dan mampu membuat carita pondok. Dari sekian ribu siswa di Bandung Barat, ternyata masih ada siswa yang memiliki kompetensi dalam penulisan carita pondok dengan menggunakan bahasa Sunda sebagai medianya.
“Saya sangat berbangga dan memberi apresiasi terhadap seluruh siswa yang menjadi peserta pada Pasanggiri Ngarang Carpon,” ungkap Asep.
Ia menuturkan, pada tahun-tahun mendatang Disdik Bandung Barat akan mengagendakan kegiatan memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional menjadi kegiatan rutin.
Selain itu, pihaknya akan mendorong berbagai potensi yang ada di Disdik Bandung Barat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sejenis, sehingga kegiatan akan lebih banyak dan lebih meriah lagi.
“Pada tahun mendatang, saya akan mengajak berbagai potensi di Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan kegiatan sejenis secara rutin,” pungkasnya.
Dalam kesempatan lain, Fungsional Pengembangan Bahasa Daerah, Wika Karina Damayanti, mengungkapkan, kegiatan yang diselenggarakannya merupakan bagian dari rangkaian memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun 2022.
Untuk memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun 2022, pihaknya menyelenggarakan beberapa kegiatan yaitu pasanggiri ngarang carpon untuk siswa SD dan SMP se-Kabupaten Bandung Barat dan talk show tentang bahasa dan sastra Sunda. Puncak kegiatan akan diselenggarakan pada 21 Februari 2022 dengan diisi oleh talk show dan penyerahan penghargaan bagi para juara.
“Kegiatan pasanggiri ngarang carpon merupakan rangkaian dari kegiatan memeriahkan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun 2022 dengan puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2022,” terang Wika.
Ia menambahkan, untuk mengoptimalkan peran pemangku kepentingan pendidikan, seluruh kegiatan diselenggarakan dengan menggunakan moda daring dan hybrid. Pasanggiri Ngarang Carpon dilaksanakan dengan moda kombinasi daring dan luring.
Demikian pula talk show akan dilaksanakan dengan moda hybrid (gabungan daring dan luring).
“Strategi ini diterapkan untuk menyingkirkan jauh-jauh tentang pandangan bahwa bahasa Sunda adalah bahasa tradisional yang tidak bisa disinergikan dengan fenomena perkembangan digital saat ini. Lebih jauh lagi, hal ini memberi gambaran bahwa upaya melestarikan bahasa Sunda bisa bernuansa kekinian,” pungkas Wika. (des)***











