Prof. Solehuddin: UPI Kejar Target Tingkatkan Peringkat di Tingkat Internasional

laporan kinerja rektor 1
Rektor UPI, Prof. Solehuddin, saat menyampaikan pidato pada Sidang Pleno Terbuka MWA UPI, di Auditorium FPEB, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Rabu, 4 Juni 2025. (Foto: Dok. UPI)

ZONALITERASI.ID – Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., mengungkapkan, masih terdapat beberapa tantangan UPI yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah terkait dengan peringkat UPI di tingkat internasional, seperti peringkat QS World University Rankings.

“Meskipun telah mengalami peningkatan, peringkat UPI masih perlu ditingkatkan lebih lanjut untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Prof. Solehuddin, saat Sidang Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) UPI, di Auditorium Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Rabu, 4 Juni 2025.

Sebagai informasi, seperti yang tercantum dalam laman TopUniversities, UPI menempati ranking #1201-1400 pada QS World University Ranking 2024 dan berada pada ranking ke #17 di Indonesia.

Sebelumnya, pada QS WUR by Subject in Education and Training 2023, UPI menempati ranking #201-250, dan QS AUR 2023 berada pada ranking #501-550, serta ranking #78 di QS South Eastern Asia Ranking.

Dalam Sidang Pleno Terbuka MWA UPI ini Prof. Solehuddin menyampaikan laporan kinerja yang mencakup berbagai aspek penting selama periode kepemimpinannya dari tahun 2020 hingga 2025. Ia menjelaskan pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh UPI selama lima tahun terakhir.

Prof. Solehuddin menekankan bahwa laporan yang disampaikan bukan hanya merupakan tanggung jawab pribadi, tetapi juga merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas UPI.

“Laporan tahunan ini merefleksikan komitmen kita semua, komitmen UPI dalam mencapai target-target kinerja yang telah ditetapkan. Dan ini sekaligus juga merupakan perwujudan dari usaha maksimal kita dalam meningkatkan mutu, citra, dan akuntabilitas kelembagaan,” ujarnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Prof. Solehuddin terkait Rencana Strategis (Renstra) UPI periode 2021-2025. Renstra ini menjadi pedoman utama dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan di UPI.

Ia menjelaskan, Renstra UPI terdiri dari enam kebijakan utama, 14 program, dan 49 indikator kinerja. Kebijakan tersebut mencakup bidang pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, pembinaan kemahasiswaan, pengembangan sumber daya manusia, dan tata kelola universitas.

Dalam paparannya, Prof. Solehuddin menyoroti beberapa pencapaian signifikan yang telah diraih oleh UPI. Di bidang pendidikan, UPI berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan kepada mahasiswa. Di bidang riset, jumlah publikasi ilmiah dan luaran penelitian mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Selain itu, UPI juga berhasil memperoleh berbagai penghargaan dan pengakuan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Prof. Solehuddin juga menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur dan fasilitas kampus untuk mendukung kegiatan akademik dan non-akademik.

“Kita telah mencapai banyak kemajuan, termasuk peningkatan dalam peringkat internasional, peningkatan jumlah publikasi ilmiah, dan pengembangan infrastruktur kampus. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan anggaran dan kebutuhan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset,” jelasnya.

Akuntabilitas, Transparansi, dan Refleksi Kolektif

Sementara Ketua MWA UPI, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Nanan Soekarna, mengatakan, acara ini sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepemimpinan rektorat, serta sebagai refleksi kolektif atas arah dan capaian perjalanan institusi. Ia menegaskan komitmen UPI untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan di Indonesia.

“Acara ini bukanlah hanya seremonial biasa, namun merupakan momen penting tidak hanya sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepemimpinan rektorat, namun juga sebagai refleksi kolektif atas arah dan capaian perjalanan institusi kita yang kita cintai bersama ini,” katanya.

“Majelis Wali Amanat sebagai organ tata kelola tertinggi universitas memiliki tugas memastikan bahwa jalannya kepemimpinan universitas selaras dengan visi besar UPI sebagai pelopor dan unggul dalam pendidikan serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, akuntabilitas, moral, spiritual, dan inovasi,” tambahnya.

Selain dihadiri Ketua dan Anggota MWA UPI serta Rektor UPI, sidang pleno ini dihadiri Pimpinan dan Anggota Senat Akademik (SA) UPI, para Dekan, Direktur SPs, dan pimpinan dari berbagai unit kerja di lingkungan UPI. Sidang ini juga dihadiri oleh peserta secara daring melalui kanal YouTube TVUPI Digital. (des)***