Oleh Suheryana Bae SEORANG pelaut di tengah lautan luas. Tiba-tiba, badai datang —angin kencang, ombak…
Catatan Pensiunan 40: Jangan Tunda Bahagia
Oleh Suheryana Bae DALAM kehidupan sehari-hari, kita sering kali terjebak dalam pola pikir menunda kebahagiaan….
Gunung Kedua
Oleh Suheryana Bae HIDUP seperti pendakian. Kita memulai dengan penuh semangat, menatap puncak yang berkilau;…
Catatan Pensiunan 39: Tertinggal di Belakang Zaman
Oleh Suheryana Bae BERDIRI di pinggir jalanan waktu, menyaksikan kereta api modern meluncur kencang, sementara…
Catatan Pensiunan 38: Belokan Kehidupan
Oleh Suheryana Bae DULU membayangkan bahwa pensiun adalah babak akhir yang damai, seperti air sungai…
Teknologi dan Kemanusiaan
Oleh Suheryana Bae KEMAJUAN teknologi adalah kepastian yang tak bisa ditolak. Sejak manusia pertama kali…
Catatan Pensiunan 37: Menunggu Godot
Oleh Suheryana Bae WAKTU terasa berjalan dengan cara yang berbeda. Hari-hari tak lagi dipenuhi target,…
Catatan Pensiunan 36: dengan Kereta
Oleh Suheryana Bae DALAM jarak pandang yang memanjang dari jendela kereta yang melaju, alam selalu…
Catatan Pensiunan 35: Rem Hasrat Duniawi
Oleh Suheryana Bae CUKUP sudah. Perjuangan tanpa henti, mengejar karier, menabung, dan menambah aset ….
Catatan Pensiunan 34: Aset Terpenting Pensiunan
PADA usia senja – masa pensiun- rutinitas harian berubah drastis. Di fase ini, kita punya…
Catatan Pensiunan 33: Berjuang untuk Sehat
Oleh Suheryana Bae MASA tua adalah babak baru yang seharusnya dijalani dengan bijaksana. Setelah puluhan…
Catatan Pensiunan 32: Membuang Beban Masa Lalu
Oleh Suheryana Bae KENANGAN masa lalu sering kali menjadi beban yang memengaruhi langkah kita. Kenangan…
Catatan Pensiunan 31: Jangan Tergesa-gesa
Oleh Suheryana Bae SERINGKALI ketika kita sedang menyantap nasi goreng favorit di warung pinggir jalan….
Catatan Pensiunan 30: Memasuki Lautan Alternatif Kehidupan
Oleh Suheryana Bae PENSIUN bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari petualangan baru di lautan…
Catatan Pensiunan 29: Pendidikan adalah Jalan Keberhasilan
Oleh Suheryana Bae PENDIDIKAN telah menjadi fondasi keberhasilan manusia sejak zaman purba hingga era modern….
Catatan Pensiunen 28: Dimulai dari Pikiran Sehat
Oleh Suheryana Bae AND the time goes by. Waktupun mengalir seperti air selokan di kampung…
Catatan dari Kampung 2: Kota Masa Depan
Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis sangat strategis.
Catatan dari Kampung 1: Tiga Pilar Pembangungan Desa
TENTANG tiga pilar pembangunan desa, kita belajar dari tiga negara maju dan mengagumkan di Asia.
Pengalaman di Tanah Lorosae
Oleh Suheryana Bae SETELAH menuntaskan pendidikan di Sekolah Tinggi Kedinasan Kementerian Sosial yang terletak di…
Catatan Khusus: Nasionalisme Kampung
BAHWA Republik bukan hanya milik birokrat kota, atau cendekiawan di kampus. Bukan hak eksklusif pembicara…
Catatan Pensiunan 27: Tergesa-gesa
SAMPAI hari ini, walaupun sudah banyak perubahan, seringkali aku merasa beraktivitas dari satu target ke…
Yang Hilang di Tanah Kelahiran (2, Tamat)
MASIH lanjutan cerita tentang kebiasaan, pekerjaan, dan keasyikan di Desa dahulu kala yang sekarang sudah…
Yang Hilang di Tanah Kelahiran (1, Bersambung)
LIMA PULUH tahun kemudian. Banyak perubahan di kampungku. PLN sudah merata di desa. Telepon dan…
Catatan Pensiunan 26: Pencarian Tiada Henti
HIDUP adalah perjalanan panjang, sebuah pencarian yang dipenuhi pertanyaan-pertanyaan abadi. Mengapa kita hidup? Untuk apa…
Catatan Pensiunan 25: Bersyukur Berada di Hari Ini
HIDUP adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh cerita dan kenangan. Dan bersyukur adalah kunci untuk…