Job Fair 2026 Universitas Widyatama, Rektor Prof. Dadang Suganda: Dukung Program Kampus Berdampak

Screenshot 127
Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dadang Suganda, saat menyampaikan sambutan dalam Job Fair Career UTama 2026, (Foto: Dok. Utama).

ZONALITERASI.ID Universitas Widyatama (UTama) kembali menggelar Job Fair Career UTama 2026, di Gedung Serba Guna (GSG), Jalan Cikutra No. 204A, Kota Bandung, pada 14–15 April 2026.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, sehingga memberikan akses luas bagi para pencari kerja, termasuk lulusan baru dan penyandang disabilitas.

Job Fair Career UTama 2026 merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjembatani kebutuhan dunia industri dengan lulusan perguruan tinggi serta masyarakat pencari kerja.

Sebanyak 40 perusahaan nasional, multinasional, dan internasional berpartisipasi dengan membuka berbagai peluang karier di berbagai bidang.

Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dr. H. Dadang Suganda, M.Hum., mengungkapkan, penyelenggaraan job fair ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah, khususnya inisiatif Kampus Berdampak.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan lulusannya tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta memiliki daya saing yang baik di dunia kerja.

“Lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu terserap di dunia kerja, memiliki kemampuan menciptakan peluang usaha, serta didukung oleh kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Menurut Prof. Dadang, kegiatan ini juga menjadi indikator penting dalam menilai relevansi kurikulum, proses pembelajaran, serta kegiatan akademik dengan perkembangan dunia kerja. Masukan dari mitra industri menjadi bagian penting dalam evaluasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan.

Dalam pengembangan institusi, lanjutnya, Universitas Widyatama memfokuskan diri sebagai academic university dengan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, guna membekali mahasiswa dengan kompetensi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kami terus mendorong dosen untuk melakukan riset dan pembaruan keilmuan, sehingga materi pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan dunia nyata,” jelasnya.

Prof. Dadang menambahkan, Universitas Widyatama membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra industri, baik dalam bentuk program magang, dosen praktisi, maupun kerja sama internasional. Saat ini, peluang kerja luar negeri juga mulai dikembangkan, termasuk melalui kerja sama pelatihan tenaga kerja ke Jerman dan Jepang.

Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 70 persen lulusan Universitas Widyatama telah terserap di dunia kerja. Data tersebut menjadi dasar evaluasi kurikulum yang dilakukan secara rutin setiap tahun.

Kepala Biro Karir Universitas Widyatama sekaligus Ketua Pelaksana Job Fair Career UTama 2026, Pipin Sukandi, S.E., M.M., menuturkan, antusiasme peserta sangat tinggi. Hingga hari pertama pelaksanaan, ribuan pencari kerja telah melakukan registrasi untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Partisipasi perusahaan yang terus meningkat menunjukkan kepercayaan industri terhadap kualitas lulusan Universitas Widyatama,” ujarnya.

Kata Pipin, proses rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan bervariasi, mulai dari seleksi langsung di lokasi hingga tahapan lanjutan setelah kegiatan berlangsung.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Yayasan Widyatama. Ketua Yayasan Widyatama, Roeshartono, S.T., MCEM., MBA, menegaskan, penyelenggaraan job fair merupakan bentuk komitmen institusi dalam memfasilitasi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh peluang kerja yang lebih luas.

Menurutnya, keberadaan career center dan job fair menjadi solusi konkret dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Melalui Job Fair Career UTama 2026, Universitas Widyatama memberikan wadah yang nyata bagi mahasiswa dan alumni untuk mengakses peluang kerja dan memulai karier,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat dari para pencari kerja yang hadir. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu dalam memperoleh informasi lowongan pekerjaan, khususnya bagi lulusan baru yang sedang memulai karier. (des)***