ZONALITERASI.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto menegaskan pentingnya standardisasi kebersihan dan pengelolaan lingkungan sekolah di Jawa Barat.
“Saat ini Disdik Jabar tengah menyusun pedoman standardisasi pengelolaan lingkungan sekolah. Standardisasi tersebut meliputi pengelolaan sampah, sistem air limbah, penataan bangunan hingga penghijauan,” kata Purwanto pada kegiatan Halalbihalal Disdik Jabar, di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Senin, 30 Maret 2026.
Menurut Purwanto, kebijakan ini direncanakan mulai diterapkan pada 2026 dan diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa sehari-hari di sekolah.
“Saya sering melakukan inspeksi langsung ke sekolah-sekolah dan memberikan teguran kalau menemukan kondisi yang tidak sesuai. Hal itu dilakukan semata-mata untuk perbaikan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Purwanto meminta seluruh kepala sekolah, pengawas, dan jajaran terkait untuk memastikan kondisi sekolah tetap bersih dan layak sebagai tempat belajar siswa.
Kata dia, sekolah harus menjadi ruang belajar yang bersih dan mencerminkan lingkungan pendidikan yang baik bagi anak-anak.
“Kebersihan sekolah tidak boleh bergantung pada kondisi fisik bangunan atau bantuan rehabilitasi dari pemerintah. Keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk mengabaikan kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Di momen halalbihalal ini, Purwanto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai Disdik Jabar. “Saya mohon maaf apabila sering menuntut Bapak-Ibu dengan target yang cepat atau menegur kondisi sekolah. Semua itu untuk kebaikan bersama,” ucapnya.
Selain itu, Purwanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kerja keras dalam mencapai target kinerja.
“Jaga kebersamaan dan silaturahmi sebagai kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Barat,” pesannya.
Acara halalbihalal yang dihadiri oleh seluruh pegawai dan pejabat struktural Disdik Jabar secara daring dan luring ini, diisi penampilan siswa SMKN 10 Bandung. (des)***











