Komitmen Keluarga Bebas Stunting Bergaung di Pangandaran

WhatsApp Image 2023 08 01 at 12.46.27
Peringatan 'Hari Keluarga Nasional ke-30' dirangkaikan dengan 'Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023', di Alun-alun Paamprokan, Rabu, 26 Juli 2023, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menghadiri acara ‘Hari Keluarga Nasional ke-30’ dirangkaikan dengan ‘Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023’, di Alun-alun Paamprokan, Rabu, 26 Juli 2023.

Tema yang diusung dalam acara itu yakni ‘Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju’.

Acara tersebut dihadiri oleh Plh Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum; Bupati/Walikota dan Ketua TP PKK se-Jawa Barat; Ketua TP-PKK Jawa Barat, Dr. Attaliya Praratya; Ketua PKK Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata; Sekda Kabupaten Pangandaran, Dr. H. Kusdiana, M.M.; dan jajaran Forkopimda Kabupaten Pangandaran.

Selain itu hadir Deputi KBR BKKBN RI dr. Eni Gustina, jajaran BKKBN Provinsi dan Kabupaten Pangandaran, serta anggota Komisi IX DPR RI, Nurhayati.

Bupati Pangandaran Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, acara ini merupakan momentum yang sangat baik untuk warga Jawa Barat.

“Momentum ini untuk saling bersilaturahmi, bertukar pikiran membahas beberapa hal untuk menegakan permasalahan keluarga, stunting, dan 1000 hari kehidupan. Sehingga, tentu nanti agar Jabar menjadi semakin baik dan juara,” ujarnya.

Jeje menuturkan, terkait penanganan stunting, Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah meluncurkan program PATAS (Pangandaran Tanpa Stunting).

“Tentu motivasi kami untuk terus bergerak sebagai Kabupaten baru untuk berjuang menyamai kabupaten/kota lain,” ucapnya.

Plh. Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyampaikan, momentum ini adalah untuk mengaktualisasikan nilai luhur sebuah keluarga tentang ‘Rumahku adalah Surgaku’, ‘Rumah adalah Madrasah Pertama’, dan ‘Guru Pertama adalah Ibu’.

“Saya berharap peringatan ini menjadikan keluarga di Jawa Barat terbangun menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah. Anak-anak di Jawa Barat menjadi tunas harapan bangsa yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama,” ujar Uu. (des)***

Respon (94)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *