Pengurus Dekranasda Kabupaten Pangandaran Periode 2021-2026 Dilantik

WhatsApp Image 2021 06 08 at 21.50.23 1
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlela Wiradinata, saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Dekranasda Kabupaten Pangandaran periode 2021- 2026, di Aula Setda Kabupaten Pangandaran, Jumat (4/6/2021), (Foto: Humas Pemkab Pangandaran).

ZONALITERASI.ID – Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlela Wiradinata, melantik dan mengukuhkan Pengurus Dekranasda Kabupaten Pangandaran periode 2021- 2026, di Aula Setda Kabupaten Pangandaran, Jumat (4/6/2021).

Pengurus Dekranasda ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan Nomor 08/SK/Dekranasda/3/2021 tentang Pengesahan, Pemberhentian, dan Pengangkatan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pangandaran Periode Tahun 2021-2026.

Saat pelantikan, hadir Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Sekertaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs. H. Kusdiana, M.M., Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat H. Arif Muhamad Fajar, S.T., M.M., serta Pejabat Lingkup Kabupaten Pangandaran.

Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlela, mengatakan, Dekranasda merupakan mitra kerja pemerintah.

“Dekranasda Kabupaten Pangandaran merupakan sebuah organisasi mitra kerja pemerintah yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang berbasis dalam bentuk kerajinan. Dengan semangat itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin,” ujarnya.

Ia berharap dengan dilantiknya pengurus baru dapat memunculkan inovasi baru sehingga Dekranasda Kabupaten Pangandaran terus maju.

“Alhamdulilah telah dilantik dan dikukuhkan pengurus Dekranasda yang baru periode 2021-2026. Saya berharap kepada pengurus Dekranasda yang baru, memiliki semangat yang luar biasa dan diharapkan ada inovasi yang baru walaupun Pangandaran daerah otonom baru,” tuturnya

Lanjutnya, sejak Dekranasda Kabupaten Pangandaran dibentuk lima tahun lalu terus berupaya mensosialisasikan berbagai program pemerintah.

“Kami lima tahun yang lalu berupaya untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa di Kabupaten Pangandaran telah dibentuk satu organisasi yang mewadahi para pengrajin yaitu Dekranasda. Kami juga berupaya mensosialisasikan seluruh program pemerintah, baik itu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Dan alhamdulillah terbentuk dengan anggota sebanyak 250 anggota UMKM,” tuturnya

Sejak dibentuk lima tahun lalu, tuturnya, Dekranasda Kabupaten Pangandaran telah mendapat berbagai penghargaan, salah satunya adalah Dekranasda Award. Penghargaan tingkat nasional pun didapat yaitu melalui pengrajin Hata Mitra Saluyu. Hal ini, menurut Ida, berkat kerja sama seluruh pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dekranasdanya. Di tahun 2019 kami telah mendapatkan penghargaan yang luar biasa, di mana kami mendapatkan Dekranasda Award. Prestasi yang sangat luar biasa bagi kami, karena ini daerah otonomi baru. Ini karena banyak sekali pembinanaan dari Propinsi Jawa Barat. Sebenarnya bukan tujuan untuk menjadi juara, tetapi bagaimana kemanfaatan kami untuk masyarakat Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya

Selain itu untuk memaksimalkan dan meningkatkan inovasi para pengrajin, Dekranasda Kabupaten Pangandaran bergandengan dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Industri, dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran mengeluarkan Hak Atas kekayaan intelektual (HAKI) bagi pengrajin Kabupaten Pangandaran.

“Di sini ada sekitar 20 pengrajin yang memiliki HAKI. HAKI ini harus dipertahankan karena kalau tidak mempatenkan prodak, otomatis nanti bisa diklaim oleh orang lain dan itu salah satu semangat untuk para pengrajin berjuang berinovasi,” tambahnya

Sementara Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, pangsa pasar bagi kerajinan di Pangandaran sangat besar.

“Kalau di daerah lain membuat prodak memasarkannya dia mencari pasar, nah kalau ke Pangandaran banyak orang yang datang. Di tahun 2019 saja itu mencapai 4 juta orang. Maka, bagaimana 4 juta orang ini ketika pulang membawa oleh-oleh Pangandaran,” katanya.

“Untuk itu perlu satu kajian untuk memanfaatkan banyaknya kunjungan wisatawan tersebut. Sekarang kita punya wisata yang sejak penataan, ini kunjungan itu luar biasa. Kita lihat perilakunya apakah datang ke sini makan dan selfie atau pulangnya bawa oleh-oleh. Tentu inilah harus menjadi satu kajian kita, apakah yang akan kita lakukan mensikapi kunjungannya yang banyak,” sambungnya.

Diungkapkannya, salah satu rencana pemerintah adalah akan mendirikan centra UMKM yang akan menampung produk Pangandaran.

“Tahun depan kita akan membuat centra pasar UMKM Kabupaten Pangandaran di Kampung Turis. Sekarang ini kunjungan ke Kampung Turis luar biasa. Kita akan buat di sana, produknya UMKM kita pajang. Namun yang perlu diingat tentu kualitas yang menarik dan produknya bisa bersaing,” katanya

Bupati pun mengajak seluruh jajaran Dekranasda Kabupaten Pangandaran yang baru dilantik untuk terus bekerja.

“Selamat, bekerja dengan baik, bersinergi. Cari pola kebijakan mana yang bisa kita transfer, mana yang bisa kita ambil untuk memajukan UMKM Pangandaran,” pungkasnya. (des)***