PPL Prodi S1 PGSD UPI Cibiru Melanglang hingga Mancanegara, 5 Mahasiswa Terbang ke Malaysia

Gambar32
Prodi S1 PGSD UPI Kampus Cibiru menggelar PPL Luar Negeri yang dilaksanakan di lingkungan Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang, Malaysia, (Foto: Dok. UPI Cibiru).

ZONALITERASI.ID Tak hanya di dalam negeri, beberapa tahun terakhir Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang digelar Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru melanglang hingga mancanegara.

Terbaru, Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Cibiru menggelar PPL Luar Negeri yang dilaksanakan di lingkungan Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang, Malaysia. Pembukaan program ini berlangsung pada Senin, 13 April 2026.

Dalam keterangan yang dilansir dari laman UPI Cibiru, Jumat, 17 April 2026, disebutkan, dalam pembukaan PPL Luar Negeri ini hadir perwakilan SB Permai Pulau Pinang; dosen pembimbing lapangan, Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd., M.H.; serta 5 mahasiswa peserta PPL Luar Negeri yang terdiri dari Intan Samrotul Fuadah, Rhaudya Zihan Esa Maghfira, Dela Lestari, Siti Khoerunnisa, dan Hanum Eliza.

“PPL Luar Negeri di Sanggar Bimbingan Permai Pulau Pinang Malaysia merupakan tindak lanjut dari penandatanganan surat perjanjian Kerjasama bermaterai serta Implementation Agreement antara pihak UPI Kampus Cibiru dan SB PERMAI Pulau Pinang. Penandatanganan ini menjadi landasan formal dalam pelaksanaan program PPL Luar Negeri, sekaligus menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak Indonesia di luar negeri,” tulis keterangan yang dirilis di laman UPI Kampus Cibiru.

Dosen pembimbing, Dinie Anggraeni Dewi, mengatakan, PPL Luar Negeri di Sanggar Bimbingan Permai Pulau Pinang, tidak hanya berfokus pada praktik mengajar, tetapi juga pada kemampuan adaptasi sosial dan pemahaman lintas budaya.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa PGSD UPI Cibiru diharapkan mampu mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesional secara kontekstual, sekaligus memperluas wawasan global serta memperkuat kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Indonesia di komunitas diaspora,” ujarnya.

Sementara perwakilan dari Sanggar Bimbingan Permai Pulau Pinang menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat berkontribusi secara aktif dalam kegiatan pembelajaran serta menjadi bagian dari penguatan identitas dan karakter peserta didik diaspora. (des)***