Seleksi Guru Sekolah Rakyat Seperti PPPK, Target Selesai Enam Hari

menteri sosial mensos saifullah yusuf atau gus ipul meninjau sekolah rakyat di sentra satria kecamatan baturraden kabupaten ba 1745491529395
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (tengah) meninjau Sekolah Rakyat di Banyumas, Kamis, 24 April 2025. (Foto: detikJateng/Anang Firmansyah)

ZONALITERASI.ID – Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto, menuturkan, seleksi guru Sekolah Rakyat akan menyerupai rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Sehingga kalau misalnya sudah ditetapkan kurang lebih maksimal enam hari seleksi sudah bisa kita selesaikan,” ujar Haryomo, dikutip dari laman Kemensos, Senin, 18 Mei 2025.

Sebagai informasi, pemerintah akan membuka Sekolah Rakyat mulai tahun ajaran 2025/2026. Pemerintah menyiapkan 35 titik untuk pendirian Sekolah Rakyat dengan fasilitas 3.500 peserta.
Sekolah berkonsep asrama ini ditujukan bagi anak-anak keluarga miskin.

Sementara Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Nunuk Suryani, mengatakan pihaknya telah merumuskan skema rekrutmen untuk menjamin kualitas guru Sekolah Rakyat.

Pemerintah, lanjutnya, fokus pada rekrutmen tenaga pendidik dan pemenuhan sistem perlindungan anak.

“Intinya adalah menyiapkan guru dan tenaga pendidikan yang berkualitas. Hasilnya akan dilaporkan oleh Bapak Menteri ke Bapak Presiden,” kata Nunuk.

“Kami memastikan hak anak-anak untuk mendapatkan perlindungan. Semua yang terlibat di dalam asrama (Sekolah Rakyat) ini perlu dipersiapkan secara matang agar tidak ada bullying, tidak ada kekerasan dan semua hak anak bisa terpenuhi,” sambungnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, mengatakan, sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, pihaknya memperoleh mandat utama penguatan kelembagaan Sekolah Rakyat dan penyediaan guru.

Rini menyebutkan, untuk penyediaan guru, pihaknya bersama Kemendikdasmen menyusun sejumlah skema yang nanti akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo.

“Dengan skema-skema penyediaan guru, maka akan mempercepat pelaksanaan Sekolah Rakyat,” pungkasnya. ***