Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jabar Bagikan Daging Kurban di Sekitar KRS, Dukung Percepatan Penurunan Stunting

WhatsApp Image 2025 06 07 at 15.51.28 scaled
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, saat menghadiri penyembelihan hewan kurban, di Gudang Alkon, Jalan Margacinta, Kota Bandung, Sabtu, 7 Juni 2025. (Foto: Istimewa)

ZONALITERASI.ID – Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat membagikan daging kurban kepada warga yang tinggal di dua lokasi Kampung Ramah Stunting (KRS). Dua lokasi komunitas yang mendapat pendampingan intensif dalam hal edukasi kesehatan, gizi, dan perencanaan keluarga itu yakni di sekitar Gudang Alkon, Jalan Margacinta dan Kantor Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Jalan Surapati, Kota Bandung.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, mengungkapkan, pembagian daging kurban yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1446 H. ini, merupakan bagian dari program Kemendukbangga/BKKBN dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Jawa Barat

“Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap upaya pencegahan stunting melalui asupan gizi yang lebih baik bagi keluarga di sekitar KRS (Kampung Ramah Stunting),” kata Dadi, di  Gudang Alkon, Jalan Margacinta, Kota Bandung, Sabtu, 7 Juni 2025.

Dadi menuturkan, makna kurban tidak hanya sebatas ibadah, tetapi juga bentuk solidaritas sosial yang bisa dimanfaatkan untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya keluarga yang masuk dalam kategori berisiko stunting.

“Kami ingin daging kurban ini menjadi simbol kepedulian sosial, sekaligus intervensi gizi bagi masyarakat di sekitar KRS Margacinta dan KRS Suci. Ini adalah bagian dari strategi kita untuk memastikan keluarga mendapatkan sumber protein hewani yang cukup,” ujarnya.

Gandeng Mitra Lokal

Selanjutnya Dadi mengatakan, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menggandeng mitra lokal untuk memastikan distribusi daging kurban tepat sasaran. Fokus utama distribusi yaitu keluarga-keluarga yang tinggal di wilayah Kampung Ramah Stunting (KRS).

“Makna kurban tahun ini kami kuatkan sebagai momentum untuk berbagi gizi, bukan sekadar berbagi daging. Ini bagian dari investasi kita untuk masa depan anak-anak Indonesia yang lebih sehat,” tandasnya.

Dadi menambahkan, pembagian daging kurban ini diharapkan menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk mengintegrasikan nilai-nilai sosial keagamaan dengan gerakan penurunan stunting.

“Dengan pendekatan holistik dan berbasis komunitas, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menargetkan angka stunting terus menurun secara signifikan,” pungkas Dadi. ***