ZONALITERASI.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, berpesan kepada para pelajar agar tidak menjadi manusia “kelelawar” yang berkeliaran malam hari.
“Jangan jadi manusia ‘kelelawar’ berkeliaran malam hari. Itu akan memberikan dampak buruk terhadap diri sendiri dan masa depan,” kata Mendikdasmen, saat memberikan pengarahan kepada siswa-siswi dalam acara Revitalisasi Mewujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan #RukunSamaTeman di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilansir dari Antara, Jumat, 16 Januari 2026.
Mu’ti menuturkan, kebiasaan berkeliaran pada malam hari yang tak disarankan adalah sekadar nongkrong atau jalan-jalan yang tidak jelas. Menurutnya, sebagai generasi bangsa hebat, harus menerapkan tujuh kebiasaan.
“Dari tujuh itu salah satunya yakni tentang tidur lebih cepat agar bisa bangun lebih awal sebelum matahari terbit. Biasakan tidur cepat, kalau tidur cepat insyaAllah bangunnya cepat,” katanya.
Mu’ti juga mengingatkan siswa untuk tidak berlebihan menggunakan telepon seluler sampai lupa waktu. Dampaknya, mengganggu pola tidurnya sehingga akan sulit untuk bangun pagi.
Dia menyinggung ada kebiasaan buruk yang istilah zaman sekarang sleep call. Yakni menelepon malam hari sampai tertidur.
“Kalau yang biasa ‘sleep call’ bisa enggak bangun pagi, tidak bisa, maka supaya bangun pagi jangan biasakan ‘sleep call‘ agar kalian menjadi anak hebat,” ujarnya.
Budaya Tidur Lebih Cepat
Mu’ti menyampaikan, tidur lebih cepat harus menjadi kebiasaan anak-anak. Sehingga memiliki disiplin, lebih sehat, dan kemampuan siap melakukan berbagai aktivitas khususnya menerima berbagai pelajaran di sekolah.
Upaya mewujudkan kebiasaan siswa agar tidur lebih cepat itu, tidak hanya kesadaran dari siswa sendiri, tapi harus didukung oleh semua pihak di lingkungannya, termasuk guru dan orang tua.
“Harus dikontrol, kalau itu terus dilakukan maka akan menjadi kebiasaan, harus kita bangun budaya, dan ini harus melibatkan semuanya, melibatkan banyak orang,” pungkasnya. (des)***





