UPI Buka Seleksi Mandiri 2026, Ada Tiga Jalur Tes

isola isolo buruan
Gedung Rektorat UPI, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.IDI – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka tiga Jalur Seleksi Mandiri 2026.

Adapun tiga jalur seleksi yang menjadi bagian dari penerimaan mahasiswa baru program sarjana dan diploma ini terdiri atas:

1. Jalur Seleksi Mandiri Reguler Tahun 2026,

2. Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026,

3. Jalur Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Vanessa Gaffar, memaparkan, untuk jalur Seleksi Mandiri Reguler Tahun 2026, menggunakan kombinasi penilaian Tes Psikologis Bidang Minat, Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Tes Penalaran Matematika yang diselenggarakan langsung oleh UPI.

Khusus Program Studi Kedokteran, seleksi dilengkapi dengan Tes IPA Terpadu yang mencakup Biologi dan Kimia. Sementara itu, sejumlah program studi seni, olahraga, psikologi, Ilmu Pendidikan Agama Islam, dan International Program on Science Education (IPSE) juga mensyaratkan ujian keterampilan atau wawancara tambahan.

Seleksi Mandiri Reguler UPI 2026 dibuka bagi lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2024–2026 dengan persyaratan kesehatan fisik dan mental yang mendukung proses pembelajaran. UPI juga menetapkan persyaratan khusus bagi beberapa program studi, seperti kemampuan membaca Al-Qur’an untuk Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam dan kemampuan berbahasa Inggris aktif untuk program IPSE.

“Seleksi Mandiri Reguler dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kesiapan bidang minat. Seleksi ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga mempertimbangkan kesesuaian minat, potensi, dan keterampilan peserta sesuai karakteristik program studi yang dipilih,” ujar Prof. Vanessa.

Prof. Vanessa menyebutkan, UPI menawarkan puluhan program studi di Kampus Bandung dan kampus daerah yang mencakup bidang pendidikan, teknologi, kesehatan, seni, olahraga, ekonomi, komunikasi, hingga kelautan. Dalam proses seleksi, beberapa program studi menerapkan penilaian tambahan melalui portofolio dan ujian keterampilan, terutama pada bidang seni dan olahraga.

Pelaksanaan tes utama dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Juli 2026, sedangkan ujian keterampilan dan wawancara dilaksanakan pada 16–17 Juli 2026 di lingkungan kampus terkait maupun secara daring melalui Zoom untuk beberapa program studi tertentu.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp350.000. Peserta yang memilih program studi seni dan olahraga dikenakan tambahan biaya ujian keterampilan sebesar Rp150.000 per jenis ujian. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 29 Juli 2026 melalui akun peserta masing-masing.

Seleksi Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK-SNBT 2026

Lanjut Prof. Vanessa, jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK 2026 ditujukan bagi lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2024–2026 yang telah mengikuti UTBK-SNBT 2026 dan ingin melanjutkan pendidikan di UPI melalui mekanisme seleksi berbasis capaian hasil tes nasional.

Seleksi Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK-SNBT UPI 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi kebijakan penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri sesuai Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2022. Jalur ini menitikberatkan pada penilaian hasil Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika yang diperoleh peserta dalam UTBK-SNBT 2026.

“Seleksi Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK-SNBT UPI 2026 dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik, namun belum memperoleh kesempatan melalui jalur SNBP maupun SNBT,” ujarnya.

“Seleksi ini bertujuan memperoleh calon mahasiswa unggul sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UPI,” sambung Prof. Vanessa.

Dia menyebutkan, UPI menyediakan program studi di Kampus Bumi Siliwangi Bandung dan lima kampus daerah, yaitu Cibiru, Sumedang, Purwakarta, Tasikmalaya, dan Serang. Program studi yang ditawarkan mencakup bidang kependidikan dan nonkependidikan pada jenjang Sarjana (S1) dan Diploma Empat (D4), termasuk program strategis seperti Kedokteran, Teknik Energi Terbarukan, Teknologi Pangan, Ilmu Komunikasi, Bisnis Digital, hingga Sistem Informasi Kelautan.

Dalam mekanisme penilaian, nilai peserta akan diposisikan berdasarkan nilai minimum, maksimum, dan rerata peserta yang dinyatakan lulus SNBT 2026 pada program studi terkait. Selain itu, proporsi bobot setiap subtes juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing program studi. Pendekatan tersebut digunakan untuk meningkatkan akurasi seleksi dan kesesuaian kompetensi akademik calon mahasiswa dengan bidang studi yang dipilih.

“Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi admisi.upi.edu mulai 18 Mei hingga 22 Juni 2026. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp350.000. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 26 Juni 2026 melalui akun peserta masing-masing,” ucapnya.

Jalur Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026

Prof. Vanessa menambahkan, untuk jalur Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa (SM-PI) Tahun 2026 merupakan bentuk penghargaan bagi siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan capaian prestasi mahasiswa UPI pada tingkat nasional maupun internasional.

Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa UPI 2026 diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara. Peserta yang dapat mengikuti seleksi merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023–2026.

“Jalur Prestasi Istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. Seleksi ini bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Prof. Vanessa menuturkan, UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung dan kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa, mulai dari bidang pendidikan, teknologi, komunikasi, ekonomi, olahraga, seni, hingga rekayasa dan kesehatan. Peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki.

Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.

Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Juli 2026 secara luring di Kampus UPI Bandung menggunakan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Adapun ujian keterampilan dan wawancara akan dilaksanakan pada 15–17 Juli 2026 di fakultas atau kampus daerah masing-masing sesuai program studi peserta.

“Biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa ditetapkan sebesar Rp500.000. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 29 Juli 2026 melalui akun peserta masing-masing,” tuturnya.

Informasi lengkap seputar jalur Seleksi Mandiri UPI 2026 di laman https://pmb.upi.edu/ . (des)***