ZONALITERASI – Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata menghadiri Muscab IDI ((Ikatan Dokter Indonesia) Cabang Ciamis Tahun 2021, di Hotel Horison Palma Pangandaran, Sabtu (26/9/2021).
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum Pusat IDI, Bupati Ciamis Dr. Herdiat Sunarya, Ketua IDI Jawa Barat, Wakil Ketua Umum Jabar Bergerak, Kadis Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Ketua IDI Cabang Garut, Ciamis, Banjar, dan Tasikmalaya, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran.
Salah satu agenda kegiatan dalam Muscab ini adalah pemekaran IDI Cabang Kabupaten Pangandaran dari IDI Kabupaten Ciamis. Pemekaran IDI Cabang Pangandaran sudah memenuhi syarat. Di Kabupaten Pangandaran ada 85 dokter, 15 puskesmas, ada klinik swasta, 1 RSUD.
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengucapkan terima kasih dengan dibentuknya IDI Kabupaten Pangandaran.
“Hari yang bersejarah ini, melalui Musyawarah Cabang IDI Kabupaten Ciamis, hari ini akan membentuk IDI Cabang Kabupaten Pangandaran. Atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terima kasih. Saya kira teman-teman di Pangandaran akan melengkapi kebijakan yang sudah dibentuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran,” katanya.
“Tahun ini akan ada penambahan baik untuk dokter umum ataupun dokter spesialis. Waktu saya masuk dokternya baru ada 20 sekarang sudah 85. Insya Allah tahun ini Pemda Pangandaran menerima dokter umumnya dan doktor spesialis. Dan kita menyekolahkan dokter spesialis dapat beasiswa dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Jeje menuturkan, kebijakan Pemerintahan Kabupaten Pangandaran terhadap dunia kesehatan demikian besar. Salah satunya dengan membangun berbagai fasilitas.
“Dengan keterbatasan anggaran, alhamdulillah pola-pola kebijakan pemerintah daerah untuk dunia kesehatan sudah benar. Membangun rumah sakit kita bangun hampir Rp. 400 miliar dan kita akan kembangkan terus, puskemas kita sudah rawat inap, ada tv, ac, dan sebagainya,” katanya.
Jeje berharap dengan adanya IDI Cabang Kabupaten Pangandaran dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di Pangandaran.
“Kemajuan ini ada dua. Mengembangkan membela kepentingan dokter-dokter di lingkungan IDI dan bagaimana kesehatan masyarakat terlayani dengan baik,” pungkasnya. (des)***











