Beasiswa dari YPM Salman, Bantu Mahasiswa ITB yang Hadapi Kendala Finansial Selesaikan Kuliah

20260620 Salman1 1
Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima penyerahan dana zakat dan Infak untuk program “Beasiswa Bantu Luluskan Anak Gajah” dari YPM Salman ITB, Sabtu, 20 Juni 2026, (Foto: ITB).

ZONALITERASI.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima penyerahan dana zakat dan Infak untuk program “Beasiswa Bantu Luluskan Anak Gajah” dari YPM Salman ITB, Sabtu, 20 Juni 2026.

Dana yang diserahkan mencapai Rp1.47 miliar untuk periode Juli 2025 hingga Juli 2026, yang digunakan sepenuhnya untuk mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa ITB dari kalangan kurang mampu.

Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Umum YPM Salman ITB, Dr. Eng. Ir. Very Susanto, S.T., M.T., dan diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB, Dr. A. Rikrik Kusmara.

Dana tersebut merupakan hasil pengumpulan zakat dan infak yang dihimpun oleh Rumah Amal Salman bersama Ikatan Alumni ITB (IA ITB).

Program ini juga didukung oleh Paragon Corp, Bamuis BNI, ITB Ultra Marathon, dan Pasar Seni ITB sebagai kolaborator yang turut berkontribusi dalam penghimpunan dana beasiswa.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB, A. Rikrik Kusmara, mengatakan, program beasiswa ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa ITB yang membutuhkan.

“Ini sangat menolong perjalanan akademik mahasiswa yang memiliki kebutuhan untuk kelancaran studinya. Terima kasih kepada semua donator, IA ITB, dan rekan-rekan dari YPM Salman atas inisiatif tiada lelah untuk membantu pendidikan mahasiswa menyelesaikan kuliahnya,” ujarnya.

Program Beasiswa Bantu Luluskan Anak Gajah merupakan inisiatif kolaboratif yang bertujuan memastikan seluruh mahasiswa ITB yang menghadapi keterbatasan finansial tetap dapat menjalani dan menyelesaikan pendidikan tinggi mereka tanpa terhambat oleh kondisi ekonomi.

“Dengan tersalurkannya dana sebesar Rp1,47 miliar ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa ITB yang dapat menyelesaikan studi di ITB tepat waktu dan kelak berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” pungkas Rikrik. (des)***