ZONALITERASI.ID – Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan diri dan lingkungan. Peringatan ini juga bertujuan membangun semangat, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat serta mengajak masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Dalam rangka memperingati HKN tahun 2025 Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) bersama Klinik PKU Muhammadiyah Banjar mengadakan Seminar Literasi Kesehatan. Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, kegiatan ini didukung oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar dan STIT Muhammadiyah Banjar sekaligus juga dalam semangat Milad Muhammadiyah yang ke-113 tahun.
Kegiatan Seminar Literasi Kesehatan digelar di kampus STIT Muhammadiyah Banjar pada Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan kampus, pejabat Dinkes, dan puluhan peserta seminar yang merupakan perwakilan siswa SLTA se-Kota Banjar.
“Kami mendukung kegiatan ini, literasi kesehatan merupakan hal penting apalagi waktunya ini hampir berbarengan dengan milad Muhammadiyah yang ke-113,” ucap Pandu Pribadi, S.Si. M.Pd. dalam sambutannya mewakili pimpinan STIT Muhammadiyah.
Acara dibuka oleh Kepala Dinkes Kota Banjar yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Rusyono, SKM. MM yang juga menjadi salah satu narasumber dalam seminar ini. Narasumber lainnya dr. Dwi Haryoko Pimpinan PKU Muhammadiyah Banjar yang juga merupakan Ketua Asosiasi Klinik Kota Banjar serta Kholilurtokhim, SKM Fungsional Promosi Kesehatan Dinkes Kota Banjar.
Dwi Haryoko mengulas berbagai hal seputar dunia kesehatan, khususnya mengenai pentingnya literasi kesehatan reproduksi remaja yang harus menjadi kesadaran bersama para kawula muda. Lalu, Kabid Kesehatan Rusyono membahas mengenai “Sehat Paripurna” dalam ragam aspeknya. Sementara Fungsional Promosi Kesehatan Kholilurtokhim menerangkan pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai salah satu modal dasar bagi Kesehatan masyarakat.
Acara seminar dipandu oleh Sofian Munawar, Pendiri YRBK yang juga merupakan Dosen STIT Muhammadiyah Banjar. Sofian menjelaskan bahwa seminar ini agak berbeda dengan seminar pada umumnya karena diharapkan ada keberlanjutannya.
“Dari seminar ini kami proyeksikan hasilnya nanti akan menjadi sebuah buku antologi literasi kesehatan yang merupakan karya bersama para peserta yang hadir dalam kegiatan seminar hari ini,” ucap Sofian yang hingga kini sudah menjadi editor puluhan buku bergenre literasi. (dac)***






