IDUL FITRI merupakan pesan langit yang mendarat di bumi. Berawal dari Kota Madinah 1 Syawal tahun ke 2 Hijriyah, Kanjeng Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, untuk pertama kali melaksanakan perayaan Idul Fitri. Sampai saat ini, pelaksanaan Idul Fitri sudah dilaksanakan sebanyak 1444 kali.
Seluruh umat Islam di berbagai penjuru dunia menyambut 1 Syawal 1446 H. ini dengan penuh suka cita. Semoga ibadah puasa yang telah dilaksanakan secara sebulan diterima Allah SWT.
Data statistik menunjukkan bahwa umat Islam dunia mencapai 2,043 miliar (Global Muslim Population, 2025). Mereka tersebar di berbagai penjuru dunia. Indonesia merupakan negara yang populasi penduduknya yang beragama Islam terbanyak yaitu mencapai 242.78 juta orang.
Umat Islam di berbagai belahan Bumi, menyambut dengan sukacita datangnya bulan Ramadan ini. Bagaimana komunitas muslim yang bermukim di belahan bumi paling utara atau selatan?
Di Ujung Bumi
Kota Norilsk merupakan kota terbesar ketiga di kawasan Siberia Rusia. Wilayah ini termasuk lingkar kutub utara Arktika. Kota Norilsk sebenarnya kota industri tambang nikel dan tembaga terbesar di Rusia. Uniknya, penghuni kota ini dari jumlah penduduk 170 ribu orang, hampir satu pertiganya warga imigran muslim. Mereka umumnya berasal dari negara Kazakhistan, Uzbekistan, dan Tajikistan.
Sesuai firman Allah, QS Al Jum’ah 10, Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah. Guineess Book of Records (2017) mencatat komunitas muslim dan masjid yang dibangun di wilayah paling utara dunia ini yaitu Masjid Nord Kamal di kota Norilsk Rusia. The Nord Kamal is the mosque in the city of Norilsk. It is the most northerly situated mosque in the World.
Puasa di lingkar kutub, baik di wilayah Arktika (kutub utara) atau Antartika (kutub selatan) sangat ekstrem. Di musim panas, lama puasa bisa mencapai 20 sampai 22 jam per hari. Waktu siang di wilayah lingkar kutub, pada musim panas, bisa berminggu-minggu mata hari tak pernah tenggelam. Sebaliknya di saat musim dingin, hari begitu pendek hanya beberapa jam. Malahan dalam waktu tertentu, di wilayah lingkar kutub Arktika ataupun Antartika, waktu malam bisa berbilang pekan. Matahari tak muncul, alias malam terus. Sebaliknya, di musim panas, siang hari akan terus berlangsung beberapa pekan. matahari tak pernah terbenam.
Kisah menarik disampaikan Dr. Waleed Hakeem, seorang imam masjid di wilayah utara Norwegia tentang bagaimana pelaksanaan puasa di Norwegia bagian utara tahun ini. Dalam video yang disiarkan Cordoba Media (2022), ia mengatakan bahwa lama puasa di wilayah lingkaran Arktika tahun ini berkisar 22 jam per hari. Waktu dua jam ini, untuk berbuka, diteruskan dengan salat wajib dan salat tarawih. Kemudian mereka harus sudah siap untuk segera makan sahur.
Ketika lama siang hari sangat ekstrem, atau nyaris mata hari “tak pernah tenggelam.” Bagaimana mereka memutuskan lama shaum? Fatwa yang dipilih masyarakat muslim di sana, yaitu menggunakan waktu puasa disesuaikan dengan waktu di wilayah terdekat. Misal waktu puasa di wilayah Oslo Norwegia.
Ada juga komunitas muslim yang menggunakan rujukan fatwa sesuai dengan waktu shaum di Makkah Al Mukaramah Arab Saudi. Demikian hal juga halnya dengan penentuan dimulainya 1 Syawal atau penentuan Hari Raya Idul Fitri. Pada wilayah ekstrem di ujung dunia paling utara atau paling selatan planit bumi, seperti di kutub tak mungkin dilakukan penentuan 1 Syawal melalui metoda rukyatul hilal (pengamatan) ataupun secara hisab (perhitungan).
Masjid Midnight Sun
Di kawasan lingkar Arktika atau lingkar Antartika, dikenal fenomena alam matahari tengah malam atau midnight sun. Yaitu suatu fenomena alam yang terjadi saat matahari masih terlihat, kendati waktu menunjukkan tengah malam atau pukul 24.00. Pada setiap musim panas di belahan utara (Arktika), fenomena matahari tengah malam terjadi setiap akhir bulan Juni. Sedangkan di belahan bumi selatan (Antartika), fenomena matahari tengah malam terjadi pada setiap akhir Desember.
Itulah keagungan Allah Sang Maha Pencipta. Firman Allah SWT dalam Al Kahfi 10, Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah timur) dia mendapat matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu.
Tafsir Zubdatut Min Fathil Qadir tentang ayat di atas menyebutkan bahwa suatu ketika Zulkarnain sampai di bagian bumi yang kadang disinari matahari selama sepuluh hari secara terus menerus tanpa tenggelam, yakni ada di kutub utara dan lutub selatan bumi.
Di kota Inuvik kawasan Northwest Territories Canada, telah dibangun masjid yang disebut Midnight Sun Mosque atau Masjid Matahari Tengah Malam. Kota kecil Inuvik, alamnya sangat unik. Saat musim panas, matahari bersinar selama 24 jam atau matahari bersinar berbilang minggu. Sebaliknya ketika musim dingin tiba, matahari selama berminggu-minggu tak tampak. Itulah kota Inuvik. Kota dengan kekhasan alami yang unik dan ekstrem.
Kota kecil di wilayah Kanada paling utara ini sering menjadi daerah tujuan wisata. Para wisatawan datang untuk melihat fenomena langka. Mereka disuguhi fenomena langka: matahari di tengah malam atau midnight sun. Bila para pembaca berkesempatan kunjungan ke Kanada, jangan hanya puas dengan berkunjung ke panorama air jeram Niagara Fall yang dilihat dari sisi wilayah negara Kanada. Berkunjunglah ke kota kecil Inuvik di bulan Juni atau Juli. Kota unik dengan julukan kota kecil Midnight sun. Nikmati sensasi panorama alam matahari di tengah malam pada pukul 24.00.
Datang juga ke masjid Matahari Tengah Malam di pinggiran kota Inuvik. Konstruksi masjid ini sangat unik. Tanpa ada tulisan kaligrafi dan bangunan tanpa dilengkapi dengan menara tinggi. Alamatnya 29 Wolverine Road, Inuvik 867-678-0733. Masjid ini selesai dibangun tahun 2010, dengan konstruksi yang tak lazim. Untuk efisiensi pembangunan dan pertimbangan faktor cuaca yang ekstrem, bahan konstruksi masjid dirancang di kota lain yaitu Kota Winnipeg yang berjarak 4000 km dari kota Inuvik. Bangunan mesjid diangkut secara bertahap dengan melalui transportasi laut. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan puluhan truk trailer untuk membawa material melalui perjalanan darat sampai akhirnya tiba di kota Inuvik. Masjid ini dibangun atas sumbangan dari Zubaidah Tallab Foundation. Sebuah yayasan perkumpulan umat muslim di Kanada.
Di masjid inilah minoritas kaum muslimin di Inuvik dapat melaksanakan ibadah, menebar syiar Islam, dan menjalin silaturahmi, termasuk salat tarawih dan merayakan Idul Fitri ataupun Idul Adha. Firman Allah SWT QS An Nur 36, Fii buyụtin azinallaahu an turfa’a wa yuzkara fiihasmuhụ yusabbiḥu lahụ fīhaa bilguduwwi wal aaṣal. Bertasbih kepada Allah di rumah (masjid-masjid) yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya, pada waktu pagi dan waktu petang.
Selamat Idul Fitri 1446 H. Mohon maaf lahir dan bathin. Taqobalallahu minna wa minkum. ***
Dinn Wahyudin, Guru Besar Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) serta Wakil Rektor 1 IKOPIN University.