Inilah Jurusan Kuliah Satu-satunya di Asia Tenggara yang Ada di SNBP 2026

66f5062f7989d
Kampus ITB, (Foto: ITB)

ZONALITERASI.ID – Bagi Anda yang memilih jurusan di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, ada jurusan satu-satunya di Asia Tenggara dengan prospek kerja dan gaji yang tinggi.

Jurusan kuliah ini bahkan membantu Anda berkarier di dunia internasional. Mumpung pendaftaran SNBP 2026 masih ada waktu hingga 18 Februari mendatang, cobalah mempertimbangkan jurusan langka ini.

Jurusan kuliah ini yaitu Jurusan Astronomi. Dari semua perguruan tinggi di Indonesia, hanya dapat ditemui di satu kampus saja.

Menariknya, Jurusan Astronomi di Indonesia ini juga menjadi jurusan satu-satunya di Asia Tenggara.

Kalau belum tahu apa itu Jurusan Astronomi, secara singkat Astronomi merupakan ilmu yang mempelajari alam semesta.

Astronomi memakai ilmu matematika dan fisika untuk mengamati, menganalisis, dan memodelkan benda langit. Orang yang mempelajari Astronomi disebut astronom, bekerja dengan membangun deskripsi tentang alam semesta dan isinya yang sangat beragam. Karena itu gaji seorang astronom sangat tinggi di berbagai negara.

Kampus yang Punya Jurusan Astronomi di SNBP 2026

Jurusan S1 Astronomi hanya ada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Bahkan enam nama dosen di ITB berhasil menjadi nama asteroid di angkasa.

Program Studi Sarjana Astronomi terdiri atas tiga bidang keahlian yaitu Tata Surya, Fisika Bintang, serta Galaksi dan Kosmologi.

Beberapa kuliah pilihan yang lebih bersifat terapan juga ditawarkan, seperti kuliah Statistika dan Data Mining yang lebih mengarah pada penerapan metode statistika dalam pengumpulan data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Lalu, kuliah Lintasan Satelit yang lebih mengarah pada Astronautika, kuliah Pengantar Instrumentasi Astronomi yang memperkenalkan kemajuan teknologi instrumentasi dalam Astronomi, dan kuliah Sistem Kalender yang nantinya dapat digunakan untuk penentuan hilal/awal bulan hijriah.

Jurusan ini sudah terakreditasi unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan akreditasi internasional Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN).

Jurusan ini masuk ke dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Selama menempuh pendidikan, mahasiswa diharapkan mampu membentuk pola pikir analitik dan logis. Kemampuan ini tercermin dalam mengenali persoalan ilmiah dan memberikan deskripsi ilmiah yang tertata dengan runtut dan lengkap tentang persoalan tersebut.

Selain itu, keterampilan ilmiah juga tercermin pada kemampuan penguasaan dasar tugas kelaboratoriuman, baik dalam aspek pengetahuan dan keterampilan, maupun dalam etika bekerja yang baik.

Lulusan Astronomi memiliki keahlian unik dalam analisis data kompleks, pemodelan matematika, dan pemrograman. Hal ini membuat rentang gaji mereka cukup bervariasi, tergantung pada sektor yang dipilih (pemerintah vs swasta) serta lokasi penempatan (nasional vs internasional).

Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Jurusan Astronomi

Berikut adalah perkiraan rentang gaji bulanan untuk prospek kerja lulusan Astronomi:

1. Bidang penelitian: Di lingkup nasional, alumni banyak berkiprah di lembaga penelitian seperti BRIN, BMKG, atau menjadi data analis perusahaan.

Di lingkup Asia Tenggara, dan internasional, sebagian alumni berkarir di observatorium internasional seperti NARIT, STScI, atau menjadi dosen dan peneliti postdoctoral di berbagai universitas/observatorium.

Gaji antara Rp 8-120 juta per bulan. Ini ditentukan dari lokasi kerja. Di luar negeri, gaji astronom Observatorium Internasional (NARIT, STScI) bisa di atas Rp 100 juta per bulan.

2. Bidang pengajaran: Alumni astronomi dapat menjadi tenaga pengajar terampil yang dapat meningkatkan minat siswanya untuk mempelajari sains.

Gaji seorang dosen dan peneliti dalam negeri bervariatif. Sementara dosen di luar negeri, bisa di atas Rp 20 juta lebih per bulan.

3. Media: Sarjana Astronomi dapat menjadi penulis kolom dan editor pada majalah-majalah maupun jurnal sains, serta menyampaikan konsep-konsep sains dengan cara yang kreatif. Misalnya, menjadi Science Communicator, Penulis Sains atau Editor.

Untuk gaji antara Rp5.000.000 sampai Rp12.000.000 per bulan.

4. Bidang lain: Selain bidang-bidang di atas, lulusan Astronomi juga dapat berkecimpung di bidang-bidang lain misalnya sebagai analis sistem pengembang perangkat lunak atau data analyst.

Prakiraan gaji mulai Rp 8-25 juta per bulan. Angka di atas adalah estimasi kasar. Faktor seperti pengalaman kerja, sertifikasi tambahan misalnya profesi Data Sciencetist, dan tingkat pendidikan (S2/S3) akan sangat mempengaruhi angka final.

Biaya Kuliah

Untuk biaya kuliah jurusan ini di FMIPA IPA jalur SNBP adalah sebagai berikut:

– UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang dibayarkan tiap semester mulai dari Rp500.000 sampai dengan Rp12.500.000. (haf)***