Ketua DPRD Pangandaran Dorong Siswa Punya Rekening di Bank

7 Fakta Baru Tabungan Siswa SD Rp 112 Juta Belum Dikembalikan
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran mengarahkan siswa menabung dengan program satu siswa satu rekening, (Ilustrasi: Canva).

ZONALITERASI.ID Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran mengarahkan siswa menabung dengan program satu siswa satu rekening.

“Itu sudah ada programnya, tinggal kita dorong untuk bagaimana agar siswa nyaman dan aman saat menabung. Program ini bisa menjadi sebuah edukasi kepada siswa dengan memperkenalkan dunia perbankan,” kata Asep Noordin, di Parigi, Sabtu, 1 Juli 2023.

Menurutnya, menyusul munculnya kasus uang tabungan siswa di Pangandaran, sudah ada arahan dari pemerintah pusat yang mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan menabung dengan sistem satu siswa satu rekening.

“Dan solusinya di Pangandaran sendiri, kebetulan ada Bank Perumda BPR BKPD milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran. Jadi, siswa tidak menabung di sekolah atau ke guru tapi langsung menabung di bank. Saya kira, tabungannya jauh lebih aman,” ucap Asep.

Selanjutnya dia mengatakan, siswa menabung saat bersekolah di tingkat dasar sangat penting. Sebab, esensi menabung adalah untuk melatih anak didik untuk belajar berhemat dan belajar menabung yang tujuannya meringankan beban di kemudian hari.

“Esensi dari menabung ini adalah bagaimana siswa dilatih untuk menyisihkan sebagian uang jajannya dengan ditabungkan. Bukan malah dititipi oleh orangtua murid yang memang nilai menabungnya dengan jumlah yang cukup besar. Seperti orang tua menabung di SD sampai Rp 100 ribu per hari, saya kira bukan siswanya yang menabung tapi itu orang tuanya,” pungkas Asep Noordin. (des)***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *