Kisah Pasutri Prof. Hari Basuki dan Prof. Dwi Winarni Dikukuhkan Bersama Jadi Guru Besar di Unair

680ca429a8c36
Prof. Hari Basuki Notopuroto dan Prof. Dwi Winarni saat dikukuhkan mendi guru besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, pada Rabu, 17 April 2025. (Foto: Dok. Unair)

ZONALITERASI.ID – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengukuhkan Prof. Hari Basuki Notopuroto dan Prof. Dwi Winarni menjadi guru besar, pada Rabu, 17 April 2025.

Menariknya, dua guru besar Unair ini merupakan pasangan suami istri (pasutri). Kendati pasutri, namun mereka dikukuhkan dalam dua disiplin ilmu yang berbeda. Prof. Hari Basuki merupakan akademisi yang menekuni manajemen informasi dan biostatistika. Adapun Prof. Dwi Winarni menekuni histologi hewan dalam eksplorasi spesies teripang lokal penghasil kolagen.

“Kami memang berbeda bidang keilmuan. Namun, itu tidak menghalangi keselarasan dalam kontribusi. Kami saling menopang, bukan hanya kehidupan rumah tangga, tetapi juga dalam perjuangan panjang di jalur akademik,” kata Prof. Dwi, dikutip dari laman Unair, Rabu, 6 Meik 2025.

Dalam orasi masing-masing, mereka menyinggung pentingnya kolaborasi, komitmen jangka panjang, dan nilai-nilai luhur dalam membangun keilmuan yang berdampak pada masyarakat.

“Bagi kami, mengabdi di dunia pendidikan adalah cara terbaik untuk menjawab panggilan bangsa. Jika bisa dilakukan bersama pasangan, maka itu adalah anugerah,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga (Unair), Prof. Mohammad Nasih, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas pengukuhan ini.

Prof. Nasih mengungkapkan, pasangan tersebut bukan hanya sosok akademisi yang kompeten. Namun, juga teladan bagi generasi muda dalam membangun integritas dan etika ilmiah.

“Pengukuhan keduanya menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang keunggulan individu, tetapi juga tentang nilai-nilai yang dapat terbangun dalam kebersamaan,” ujarnya. ***